WhatsApp Icon
BAZNAS Provinsi Bengkulu Salurkan Bantuan Pengobatan Rp3 Juta untuk Suami Ibu Anita Carolin yang Dirujuk ke RSMH Palembang

BENGKULU, 24 Oktober 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu kembali menunjukkan komitmen dan kepedulian sosialnya terhadap masyarakat yang membutuhkan. Hari ini, BAZNAS Provinsi Bengkulu menyalurkan bantuan dana pengobatan sebesar Rp3.000.000 (Tiga Juta Rupiah) kepada keluarga Ibu Anita Carolin guna membantu biaya pengobatan suaminya yang saat ini sedang menjalani perawatan intensif.

Bantuan tersebut diserahkan langsung secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Yulkamra, S.Pd.I., M.Pd, yang didampingi oleh Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Bengkulu, Nazief Susila Dharma, S.TP., M.Ak, di Bengkulu pada Sabtu (24/10/2026).

Suami dari Ibu Anita Carolin sebelumnya mendapatkan perawatan kritis di Intensive Care Unit (ICU) Rumah Kota Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu. Berdasarkan indikasi medis dan kondisi pasien, tim medis menjadwalkan tindakan rujukan medis sore ini ke Rumah Said Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang guna mendapatkan penanganan kesehatan yang lebih spesifik dan memadai.

Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Yulkamra, S.Pd.I., M.Pd, menyampaikan rasa empati dan keprihatinannya yang mendalam atas musibah yang dialami oleh keluarga Ibu Anita Carolin. Beliau menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata amanah dari para muzakki  yang dikelola oleh BAZNAS Provinsi Bengkulu untuk membantu  masyarakat yang sedang tertimpa kesulitan kesehatan.

BAZNAS Provinsi Bengkulu turut prihatin atas kondisi kesehatan suami Ibu Anita. Bantuan yang BAZNAS Provinsi Bengkulu salurkan hari ini diharapkan dapat meringankan beban operasional maupun biaya pengobatan keluarga, terutama dalam proses rujukan dan perawatan ke RSMH Palembang nanti. BAZNAS Provinsi Bengkulu mendoakan semoga proses rujukan berjalan lancar dan diberikan kesembuhan oleh Allah SWT,.

Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Bengkulu, Nazief Susila Dharma, S.TP., M.Ak, menambahkan bahwa program bantuan kesehatan seperti ini merupakan salah satu pilar utama pelayanan BAZNAS Provinsi Bengkulu dalam merespons cepat kondisi darurat kemanusiaan di wilayah Bengkulu.

BAZNAS Provinsi Bengkulu senantiasa berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan pertolongan cepat. BAZNAS Provinsi Bengkulu mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh muzakki yang telah mengamanahkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Provinsi Bengkulu, sehingga bantuan-bantuan kemanusiaan seperti ini dapat disalurkan secara tepat sasaran.

Atas bantuan yang diterima, pihak keluarga Ibu Anita Carolin menyampaikan rasa haru dan terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS Provinsi Bengkulu serta seluruh muzakki atas kepedulian dan bantuan cepat yang telah diberikan di masa-masa sulit ini.

Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS Provinsi Bengkulu mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menguatkan kepedulian sosial dan saling membantu sesama melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah yang terorganisir dan tepat guna.

24/10/2026 | Kontributor: SDM (Dn)
Ringankan Beban Ekonomi Keluarga Rentan, BAZNAS Provinsi Bengkulu Salurkan Bantuan Paket Sembako Kepada Ibu Aminah di Selebar

BENGKULU, 24 Oktober 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu terus memperkuat komitmennya dalam menjaga jaring pengaman sosial masyarakat berpenghasilan rendah dan keluarga rentan. Hari ini, BAZNAS Provinsi Bengkulu menyalurkan bantuan paket sembako kepada Ibu Aminah, seorang mustahik yang bermukim di kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu.

Penyaluran bantuan kemanusiaan ini diserahkan secara langsung di kediaman penerima manfaat oleh Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Yulkamra, S.Pd.I., M.Pd, yang didampingi oleh Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Bengkulu, Nazief Susila Dharma, S.TP., M.Ak, pada Sabtu (24/10/2026).

Ibu Aminah merupakan seorang ibu rumah tangga yang sehari-hari harus berjuang keras menopang kehidupan ekonomi keluarga secara mandiri. Tinggal berdua bersama sang anak di tengah kondisi ekonomi yang tidak stabil dan serba terbatas, bantuan pangan ini menjadi dorongan moral serta bantuan nyata yang sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan dasar harian mereka.

Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Yulkamra, S.Pd.I., M.Pd, menyampaikan bahwa kedatangan jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Bengkulu secara langsung ke rumah-rumah warga kurang mampu merupakan upaya untuk memastikan bahwa amanah zakat, infak, dan sedekah disalurkan tepat sasaran dan menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan (hadir langsung di tengah umat).

"BAZNAS Provinsi Bengkulu hadir untuk memastikan bahwa tidak ada saudara-saudara kita yang merasa berjuang sendirian di tengah kesulitan ekonomi. Bantuan paket sembako ini merupakan titipan amanah dari para muzakki yang kami kelola untuk meringankan beban dapur dan kebutuhan pokok Ibu Aminah bersama keluarganya. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan keberkahan dan kebahagiaan bagi beliau," ujar H. Yulkamra.

Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Bengkulu, Nazief Susila Dharma, S.TP., M.Ak, menambahkan bahwa program bantuan logistik dan pangan bagi para mustahik terus digalakkan sebagai bagian dari program pendayagunaan zakat di bidang kemanusiaan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Bengkulu.

Kondisi ekonomi yang tidak menentu tentu sangat berdampak pada keluarga-keluarga rentan. BAZNAS Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk terus tanggap merespons kebutuhan mendasar masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh muzakki yang senantiasa memercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Provinsi Bengkulu. Berkat kepedulian para Muzaki, senyum dan harapan para mustahik seperti Ibu Aminah dapat terus terukir.

Suasana haru menyelimuti momen penyerahan bantuan tersebut. Pihak keluarga Ibu Aminah menyampaikan rasa syukur yang mendalam dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Bengkulu serta para pimpinan yang telah bersedia berkunjung dan memberikan perhatian langsung.

Melalui aksi kepedulian sosial ini, BAZNAS Provinsi Bengkulu kembali mengajak seluruh lapisan masyarakat, instansi, dan para dermawan untuk terus menguatkan solidaritas sosial melalui saluran resmi zakat, infak, dan sedekah, sehingga makin banyak masyarakat kurang mampu yang dapat terbantu secara berkelanjutan.

24/10/2026 | Kontributor: SDM (Dn)
Perkuat Jaring Pengaman Sosial, BAZNAS Provinsi Bengkulu Salurkan Paket Sembako Kepada Ibu Syari’ah di Selebar

BENGKULU, 24 Oktober 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat untuk membantu memenuhi kebutuhan mendasar warga kurang mampu. Hari ini, BAZNAS Provinsi Bengkulu menyalurkan bantuan paket sembako kepada Ibu Syari’ah, seorang mustahik yang bermukim di Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu.

Penyaluran bantuan Paket Sembako ini diserahkan secara langsung di kediaman penerima manfaat oleh Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Yulkamra, S.Pd.I., M.Pd, didampingi Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Bengkulu, Nazief Susila Dharma, S.TP., M.Ak, pada Sabtu (24/10/2026).

Sebagai seorang ibu rumah tangga yang menghadapi keterbatasan ekonomi di tengah kondisi harian yang serba terbatas, bantuan pangan ini menjadi bentuk perhatian nyata sekaligus dorongan moral yang sangat berarti untuk membantu menopang kebutuhan harian keluarga Ibu Syari’ah.

Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Yulkamra, S.Pd.I., M.Pd, menegaskan bahwa aksi penyerahan bantuan secara langsung ke rumah-rumah warga (door to door) merupakan komitmen pimpinan BAZNAS dalam memastikan bahwa seluruh amanah zakat, infak, dan sedekah disalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

"BAZNAS Provinsi Bengkulu berkomitmen penuh untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik bagi para mustahik. Penyerahan bantuan paket sembako bagi Ibu Syari’ah ini merupakan titipan amanah dari para muzakki yang dikelola oleh BAZNAS Provinsi Bengkulu. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban kebutuhan pokok dapur keluarga beliau serta memberikan keberkahan bagi kita semua," ujar H. Yulkamra.

Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Bengkulu, Nazief Susila Dharma, S.TP., M.Ak, menambahkan bahwa program bantuan pangan bagi keluarga rentan merupakan salah satu pilar penting pendayagunaan zakat di bidang kemanusiaan dan kesejahteraan sosial di wilayah Bengkulu.

Program ketahanan pangan keluarga ini terus kami gulirkan secara berkelanjutan. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh muzakki yang senantiasa mengamanahkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Provinsi Bengkulu. Kepedulian para muzakki menjadi modal utama kami untuk terus menghadirkan kebahagiaan dan senyuman di wajah para mustahik seperti Ibu Syari’ah," tutur Nazief.

Penyerahan bantuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keharuan. Pihak keluarga Ibu Syari’ah menyampaikan rasa syukur yang mendalam serta ucapan terima kasih atas kepedulian dan kebaikan para pimpinan BAZNAS Provinsi Bengkulu serta seluruh muzakki yang telah membantu meringankan beban hidup mereka.

Melalui program penyerahan bantuan ini, BAZNAS Provinsi Bengkulu kembali mengajak seluruh elemen masyarakat, instansi pemerintah, BUMD/BUMN, serta para dermawan yaitu seluruh Muzakki untuk terus menguatkan solidaritas sosial dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi BAZNAS Provinsi Bengkulu, guna memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

24/10/2026 | Kontributor: SDM (Dn)
BAZNAS Provinsi Bengkulu Salurkan Bantuan Paket Sembako Kepada Ibu Soinah, Apresiasi Perjuangan Ibu Rumah Tangga Tangguh di Selebar

BENGKULU, 24 Oktober 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu terus berkomitmen untuk memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat rentan di wilayahnya. Sebagai bentuk wujud nyata kepedulian sosial, BAZNAS Provinsi Bengkulu menyalurkan bantuan paket sembako kepada Ibu Soinah, seorang ibu rumah tangga hebat yang bermukim di Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, pada Sabtu (24/10/2026).

Penyaluran bantuan logistik kebutuhan pokok ini diserahkan secara langsung di kediaman penerima manfaat (door to door) oleh Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Yulkamra, S.Pd.I., M.Pd, yang didampingi oleh Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Bengkulu, Nazief Susila Dharma, S.TP., M.Ak.

Ibu Soinah merupakan gambaran sosok ibu rumah tangga yang pantang menyerah. Di tengah tantangan dan dinamika kondisi ekonomi saat ini, beliau terus berjuang keras untuk menopang ketahanan ekonomi keluarga harian. Kehadiran bantuan paket sembako dari BAZNAS Provinsi Bengkulu ini diharapkan dapat meringankan beban dapur serta menjadi penyemangat bagi keluarga Ibu Soinah.

Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Yulkamra, S.Pd.I., M.Pd, menyampaikan bahwa penyerahan bantuan secara langsung ke rumah-rumah warga merupakan komitmen jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Bengkulu untuk memastikan bahwa seluruh dana zakat, infak, dan sedekah disalurkan secara tepat sasaran serta menyentuh langsung masyarakat yang membutuhkan.

"Ibu Soinah adalah salah satu contoh sosok ibu rumah tangga yang luar biasa dan tangguh dalam berjuang menghadapi tantangan ekonomi. BAZNAS Provinsi Bengkulu hadir untuk memastikan bahwa titipan amanah dari para muzakki dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh beliau. Kami berharap bantuan paket sembako ini dapat membahagiakan serta meringankan kebutuhan pokok harian keluarga," ujar H. Yulkamra.

Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Bengkulu, Nazief Susila Dharma, S.TP., M.Ak, menuturkan bahwa program bantuan pangan bagi keluarga rentan merupakan pilar penting dalam pilar kemanusiaan BAZNAS guna menjaga jaring pengaman sosial di Kota Bengkulu.

"Program bantuan logistik ini terus digulirkan secara berkelanjutan. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh muzakki yang senantiasa memercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Provinsi Bengkulu. Berkat kepedulian para muzakki, senyuman dan harapan para mustahik seperti Ibu Soinah dapat terus terukir," ungkap Nazief.

Suasana haru dan hangat mewarnai momen penyerahan bantuan tersebut. Pihak keluarga Ibu Soinah menyampaikan rasa syukur yang mendalam serta ucapan terima kasih kepada pimpinan BAZNAS Provinsi Bengkulu dan seluruh dermawan yaitu seluruh Muzakki atas perhatian serta kepedulian yang diberikan.

Melalui penyerahan bantuan ini, BAZNAS Provinsi Bengkulu mengajak seluruh lapisan masyarakat dan para Muzakki untuk terus memperkuat solidaritas sosial melalui penyaluran zakat, infak, dan sedekah yang terorganisir, guna memperluas jangkauan kebaikan bagi masyarakat kurang mampu di Provinsi Bengkulu.

24/10/2026 | Kontributor: SDM (Dn)
Peringati Hari Santri Nasional 2026, BAZNAS Provinsi Bengkulu Tegaskan Komitmen Sinergi Dorong Kesejahteraan Umat

BENGKULU, 22 OKTOBER 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang mengusung tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas", Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Yulkamra, S.Pd.I., M.Pd., menghadiri upacara peringatan yang digelar secara khidmat di Halaman Kantor Gubernur Provinsi Bengkulu pada Kamis (22/10/2026).

Upacara peringatan Hari Santri ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, serta ribuan santri dari berbagai wilayah di se-Provinsi Bengkulu.

Kehadiran Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu dalam momentum bersejarah ini merupakan bentuk dukungan nyata dan wujud sinergi terhadap peran strategis santri. Para santri tidak hanya berperan penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu menyampaikan bahwa BAZNAS Provinsi Bengkulu berkomitmen penuh untuk terus memperkuat kolaborasi dan sinergi dengan pondok pesantren serta kalangan santri. Komitmen ini diwujudkan melalui program-program optimalisasi pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) guna mendukung pengentasan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan umat.

Melalui momentum Hari Santri Nasional 2026, BAZNAS Provinsi Bengkulu berharap daya juang dan kontribusi para santri terus menjadi pilar utama pembangunan masyarakat Bengkulu yang lebih sejahtera, mandiri, dan berakhlak mulia.

22/10/2026 | Kontributor: SDM (Dn)

Berita Terbaru

GERAI BAZNAS PROVINSI BENGKULU HADIR DI BENCOOLEN MALL
GERAI BAZNAS PROVINSI BENGKULU HADIR DI BENCOOLEN MALL
Bengkulu, 8 Maret 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu kini semakin dekat dengan masyarakat melalui kehadiran Gerai BAZNAS di Bencoolen Mall, yang terletak di lantai 1 dan lantai 2. Gerai ini hadir untuk memberikan kemudahan bagi para muzaki dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Di Gerai BAZNAS Provinsi Bengkulu, masyarakat dapat menikmati berbagai layanan, antara lain: 1. Layanan Pembayaran Zakat Maal 2. Layanan Pembayaran Zakat Fitrah 3. Layanan Pembayaran Infak dan Sedekah 4. Layanan Donasi Kemanusiaan untuk Palestina Untuk mempermudah transaksi, Gerai BAZNAS menyediakan berbagai metode pembayaran, yaitu: 1. Scan QRIS untuk pembayaran digital yang praktis 2. Transfer bank bagi yang ingin berzakat secara online 3. Pembayaran tunai langsung ke gerai Kehadiran Gerai BAZNAS ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin menunaikan kewajiban zakat dengan lebih mudah dan nyaman, terutama saat berbelanja di Bencoolen Mall. Mari bersama-sama menyalurkan zakat, infak, dan sedekah kita untuk membantu sesama. Cahaya zakat keajaiban bagi muzaki dan mustahik!
BERITA08/03/2025 | Humas (Ac)
BAZNAS Dukung Ketahanan Pangan di Purbalingga Selama Ramadhan
BAZNAS Dukung Ketahanan Pangan di Purbalingga Selama Ramadhan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Purbalingga. Dengan memastikan aktivitas pertanian tetap berjalan selama bulan Ramadhan 1446 H. Petani di lumbung pangan tetap melakukan budidaya padi untuk menjaga hasil panen tetap optimal. Salah satu petani produktif bernama Munarto, melakukan penyiangan gulma guna mencegah persaingan unsur hara dan mengurangi serangan tikus yang sering muncul akibat tanaman liar. Sudianto juga melakukan penyiangan pada tanaman berusia 40 HST serta memasang orang-orangan sawah untuk menghalau hama seperti burung dan tikus. Sementara itu, petani lainnya yang membantu bernama Yatimah, melakukan pemupukan NPK untuk meningkatkan pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman padi agar perbanyakan rumpun dan perkembangan malai lebih optimal. Dalam hal ini, selalu BAZNAS berkomitmen mendukung produktivitas pertanian di Purbalingga sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah.
BERITA07/03/2025 | Penulis Najwa Najihah dan Editor Ayu
Dibantu BAZNAS, Gerai ZChicken Ibu Kusnia Banjir Pesanan Jelang Ramadhan
Dibantu BAZNAS, Gerai ZChicken Ibu Kusnia Banjir Pesanan Jelang Ramadhan
Gerai ZChicken milik Ibu Kusniah yang terletak di Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Kota Jakarta Barat, kini semakin ramai pengunjung. Keberhasilan inovasi varian saus keju yang menjadi favorit anak-anak berhasil mendongkrak penjualan secara signifikan. Menjelang bulan Ramadan, pesanan untuk acara pengajian dan munggahan pun mulai berdatangan, menambah antusiasme pembeli. Ibu Kusniah, pemilik ZChicken, mengungkapkan bahwa varian saus keju ini terbukti sangat digemari oleh pelanggan, terutama anak-anak. "Kami memperkenalkan saus keju sebagai varian baru, dan responnya luar biasa. Banyak yang memesan untuk acara-acara keluarga, terutama menjelang Ramadan," ujar Ibu Kusniah dengan antusias. Dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) turut berperan dalam perkembangan gerai ZChicken. Melalui program pendampingan dan pelatihan untuk pengelolaan usaha, BAZNAS membantu Ibu Kusniah dalam memperluas jaringan bisnis dan mengoptimalkan pengelolaan produknya. Dengan demikian, usaha kuliner yang awalnya sederhana kini semakin berkembang pesat. Pesanan untuk acara pengajian dan munggahan menjelang Ramadan semakin meningkat, membuat Ibu Kusniah dan timnya sibuk mempersiapkan produk berkualitas tinggi untuk memenuhi permintaan pelanggan. "Kami bersyukur atas dukungan BAZNAS yang membantu usaha kami semakin maju," kata Ibu Kusniah. Inovasi produk yang dilakukan oleh Ibu Kusniah menunjukkan bahwa dengan kreativitas dan dukungan yang tepat, usaha kuliner lokal dapat berkembang pesat dan memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang.
BERITA07/03/2025 | Penulis Marie Muhammad Wildan dan Editor YMK
Raim Laode Ajak Masyarakat Berzakat Melalui BAZNAS
Raim Laode Ajak Masyarakat Berzakat Melalui BAZNAS
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggandeng musisi dan komedian Raim Laode dalam kampanye ajakan berzakat, berinfak, dan bersedekah selama bulan Ramadhan. Melalui kampanye ini, Raim Laode mengajak masyarakat untuk berbagi dan merasakan berkah di bulan suci. “Halo sahabat BAZNAS, Raim Laode di sini mau mengajak kepada teman-teman semua untuk merasakan indahnya berbagi, apalagi di bulan yang sangat suci ini. Teman-teman bisa berzakat dan bersedekah di BAZNAS,” ujar Raim Laode. Raim juga menekankan kemudahan dalam menunaikan zakat di era digital. “Caranya sangat gampang, silakan kunjungi www.baznas.go.id, langsung, seluruh informasi soal zakat, infak, dan sedekah ada di sana,” tambahnya. Ia juga menyampaikan pesan ringan untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya zakat. “Percuma ganteng, kalau tidak bayar zakat,” ucapnya sambil tersenyum. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM, menyambut baik ajakan Raim Laode dalam kampanye ini. “Kami mengapresiasi peran serta Raim Laode dalam menyebarkan pesan kebaikan. Kehadiran figur publik seperti Raim tentu memiliki dampak positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, baru-baru ini. Menurut Rizaludin, zakat berperan strategis dalam meningkatkan kesejahteraan umat, terutama bagi mereka yang membutuhkan. “Dengan berzakat, masyarakat tidak hanya menjalankan kewajiban sebagai muslim, tetapi juga turut membantu saudara-saudara kita yang kurang beruntung,” kata dia. BAZNAS terus berupaya memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui berbagai kanal pembayaran digital. “Kami telah menyediakan berbagai kanal pembayaran digital yang memudahkan muzaki dalam menunaikan kewajibannya dengan aman dan nyaman,” ujar Rizaludin. Selain itu, zakat yang dihimpun BAZNAS disalurkan ke berbagai program pemberdayaan ekonomi dan sosial. “Zakat yang ditunaikan melalui BAZNAS akan disalurkan kepada mereka yang berhak, mulai dari program bantuan pangan, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi mustahik,” kata Rizaludin. Sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Indonesia, BAZNAS memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap programnya. “Kami berkomitmen untuk menyalurkan dana zakat dengan amanah dan profesional, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas,” ucap Rizaludin.
BERITA07/03/2025 | Penulis Erizal dan Editor YMK
BAZNAS RI Berhasil Berdayakan Peternak Binaan Menjadi Muzaki Melalui Balai Ternak
BAZNAS RI Berhasil Berdayakan Peternak Binaan Menjadi Muzaki Melalui Balai Ternak
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI sukses memberdayakan 59 peternak binaan melalui Program Balai Ternak, yang kini telah bertransformasi dari mustahik menjadi muzaki. Selain mencetak muzaki baru, Balai Ternak BAZNAS juga mencatat pencapaian signifikan dengan mengentaskan 335 peternak dari garis kemiskinan hingga berada di atas Had Kifayah. Berdasarkan data Puskas BAZNAS, Had Kifayah nasional pada 2024 mencapai Rp4,61 juta, meningkat dibandingkan Rp4,22 juta pada 2023 dan Rp3,01 juta pada 2018. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menegaskan bahwa program ini menjadi bukti nyata peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. “Balai Ternak BAZNAS bukan sekadar bantuan sementara, tetapi juga solusi jangka panjang yang mampu meningkatkan taraf hidup mustahik hingga mereka naik kelas menjadi muzaki. Ini adalah bentuk nyata dari konsep pemberdayaan berbasis zakat,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, beberapa waktu lalu. Saidah menjelaskan bahwa 59 peternak binaan yang telah menjadi muzaki tersebar di 13 lokasi Balai Ternak di Pulau Jawa, yakni Purworejo, Gresik, Kulon Progo, Garut, Madiun, Ngawi, Kebumen, Magelang, Serang, Gunung Kidul, Rembang, Banyumas, dan Bantul. “Dari jumlah tersebut, sebanyak 38 peternak telah mandiri, sementara 21 lainnya masih dalam proses pendampingan. Mereka terdiri atas 57 peternak laki-laki dan 2 perempuan, dengan masa pendampingan berkisar antara 12 hingga 72 bulan,” jelasnya. Lebih lanjut, Saidah menegaskan bahwa BAZNAS berkomitmen untuk terus memperluas cakupan program ini agar semakin banyak peternak yang merasakan manfaatnya dan dapat bertransformasi menjadi muzaki. “Efek domino dari program ini sangat besar. Ketika peternak sejahtera, mereka mulai membeli pakan dari pemasok lokal, menggunakan jasa transportasi, hingga mempekerjakan tenaga kerja dari komunitas sekitar,” ungkapnya. “Kami berharap program ini bisa menjangkau lebih banyak daerah di Indonesia. Terima kasih juga kami ucapkan kepada para muzaki yang telah membantu menyejahterakan umat dan mendukung program-program BAZNAS,” tambahnya. Sementara itu, Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR BAZNAS RI, Eka Budhi Sulistyo, menambahkan bahwa keberhasilan program Balai Ternak tidak lepas dari pola pendampingan intensif dan sistematis yang diterapkan kepada para peternak. “Capaian ini menunjukkan bahwa program Balai Ternak berhasil memberikan pendampingan yang optimal kepada peternak di berbagai daerah, meskipun dihadapkan pada beragam tantangan,” ujarnya. Ia mengungkapkan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi peternak binaan BAZNAS meliputi kondisi geografis, aksesibilitas lokasi, cuaca, hingga fluktuasi harga pakan dan ternak. Namun, dengan bimbingan serta dukungan yang berkelanjutan, mereka mampu mengelola usaha ternak secara mandiri dan berkelanjutan. “Keberhasilan ini juga tercermin dari meningkatnya jumlah peternak yang naik status dari mustahik menjadi muzaki. Hal ini menjadi bukti bahwa program Balai Ternak BAZNAS tidak sekadar memberikan bantuan, tetapi juga menciptakan ekosistem pemberdayaan ekonomi yang berdampak nyata,” tuturnya. Setiap tahun, Balai Ternak BAZNAS terus mencetak muzaki baru. Pada 2024 lalu, terdapat 9 muzaki baru, sementara pada tahun-tahun sebelumnya jumlahnya bervariasi, yakni 15 muzaki pada 2023, 8 muzaki pada 2022, 11 muzaki pada 2021, 2 muzaki pada 2020, serta masing-masing 7 muzaki pada 2019 dan 2018. Penghasilan muzaki baru Balai Ternak berkisar antara Rp6,65 juta hingga Rp34,2 juta, dengan nishab 2022 sebesar Rp6,6 juta dan nishab 2024 mencapai Rp6,85 juta. Balai Ternak merupakan salah satu program unggulan BAZNAS dalam upaya pengentasan kemiskinan di pedesaan, yang menyasar peternak mustahik sebagai penerima manfaat. Komoditas ternak yang dibudidayakan mencakup domba, kambing, sapi, dan ayam broiler. Hingga kini, terdapat 51 Balai Ternak BAZNAS yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
BERITA03/03/2025 | Penulis Daffa Yazid Fadhlan dan Editor NOV
Peternak Mandiri ZCD BAZNAS Teladan Mengoptimalkan Produksi Domba
Peternak Mandiri ZCD BAZNAS Teladan Mengoptimalkan Produksi Domba
Ade Engkos, seorang peternak dari Kelompok Peternak Mandiri Utama ZCD yang berlokasi di Desa Winduraja, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, dikenal luas sebagai sosok peternak yang rajin, disiplin, dan terampil dalam mengelola pemeliharaan ternak domba. Sebagai anggota program Zakat Community Development (ZCD) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Ade menjadi teladan dalam menerapkan tata laksana pemeliharaan yang baik untuk memastikan produksi domba yang optimal. Ade memberikan perhatian ekstra terhadap induk domba yang ada di peternakannya, dengan memastikan bahwa mereka mendapatkan perawatan yang terbaik agar dapat melahirkan dengan baik dan tidak mengalami keterlambatan kelahiran. "Saya selalu memastikan induk yang sedang bunting dan menyusui mendapatkan pakan berkualitas, agar mereka bisa melahirkan anak-anak yang sehat,” ujarnya dalam keterangannya. Saat ini, Ade memiliki empat ekor induk domba yang telah melahirkan, menghasilkan dua ekor anak jantan dan tiga ekor anak betina. Selain itu, ada juga empat ekor dara betina yang sudah tumbuh dewasa dan siap untuk dikawinkan. Dara-dara ini merupakan hasil produksi dari induk domba kelompok yang dipertahankan untuk menambah populasi ternak, sehingga usaha peternakan Pa Ade dapat terus berkembang. Dalam menjalankan usaha peternakannya, Ade memanfaatkan berbagai sumber pakan yang ada di sekitarnya, seperti rumput odot yang merupakan hijauan segar serta limbah sayuran dari pasar yang telah dipilih dengan cermat untuk memastikan bebas dari bahan berbahaya. Ia juga melakukan fermentasi terhadap sebagian limbah sayuran yang tidak langsung dikonsumsi menjadi pakan silase, sebagai upaya menjaga ketersediaan pakan selama musim kemarau. Ade memiliki target yang jelas untuk pemeliharaan induk domba dengan litter size yang optimal, yaitu tiga kali kelahiran dalam dua tahun. Untuk mencapai target tersebut, ia menerapkan manajemen reproduksi yang sangat baik, dimulai dari pemilihan pejantan berkualitas, pemantauan siklus birahi induk dan dara, hingga pemberian pakan yang tepat sejak induk domba bunting hingga menyusui. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistrubusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA, mengungkapkan rasa bangganya terhadap keberhasilan peternak seperti Pa Ade dalam menjalankan usaha peternakannya. “Melalui program ZCD BAZNAS, kami berharap dapat memberdayakan peternak di daerah-daerah seperti Ciamis agar mereka bisa berkembang dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Pa Ade Engkos adalah contoh nyata bagaimana ketekunan dan perhatian terhadap pengelolaan ternak dapat membawa hasil yang positif. Kami berharap, semakin banyak peternak yang bisa mengikuti jejak beliau,” jelasnya. Dengan semangat yang tinggi, Ade Engkos terus berkomitmen untuk mengembangkan usaha peternakannya, serta berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian masyarakat sekitar melalui program ZCD BAZNAS. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan peternak, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan melalui pengelolaan peternakan yang berkelanjutan.
BERITA03/03/2025 | Penulis Marie Muhammad Wildan dan Editor AYU
BAZNAS Bantu Perkembangan Usaha Bakso Sultan di Aceh dengan Bantuan Modal di BMD
BAZNAS Bantu Perkembangan Usaha Bakso Sultan di Aceh dengan Bantuan Modal di BMD
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) telah berperan besar dalam mengembangkan usaha Bakso Sultan, yang dimiliki oleh Alia Safriana, melalui program bantuan modal BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Aceh. Setelah menerima bantuan dari BAZNAS, penghasilan bersih usaha Bakso Sultan milik Alia mencapai Rp500.000 perhari, dan ia kini mempekerjakan beberapa karyawan untuk membantu usahanya. Pencapaian Alia ini disambut baik oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA. Saidah menyatakan bahwa keberhasilan Alia Safriana membuktikan bahwa zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi yang efektif bagi mustahik. “BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga mendampingi dan membina para mustahik agar mereka dapat mandiri secara ekonomi. Kami berharap program ini terus mendorong lebih banyak mustahik untuk naik kelas dan menjadi muzaki di masa depan,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, baru-baru ini. Saidah menambahkan bahwa keberhasilan usaha Bakso Sultan menunjukkan pentingnya dukungan berkelanjutan bagi pelaku usaha kecil. “BAZNAS akan terus mendorong program pemberdayaan berbasis zakat, terutama dalam sektor usaha mikro, agar manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya. Alia dan suaminya memulai usaha Bakso Sultan pada tahun 2020 dari rumah sederhana mereka di Baitussalam, Aceh Besar. Dengan modal terbatas, usaha ini awalnya hanya menghasilkan omzet Rp100.000–Rp150.000 per hari. Untuk meningkatkan penjualan, Alia memutuskan pindah ke lokasi yang lebih strategis, menargetkan pelanggan dari kalangan mahasiswa di sekitar Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dan UIN Ar-Raniry (UINAR) Darussalam, Banda Aceh. Hasilnya, omzet usaha mereka meningkat dua kali lipat. Namun, saat kampus memasuki libur panjang selama dua bulan, usaha Alia menghadapi kendala akibat menurunnya jumlah pelanggan. Kondisi ini memaksanya untuk mencari lokasi yang lebih strategis untuk menunjang kebutuhan keluarganya. Dengan bantuan modal usaha dari BAZNAS serta tambahan modal pribadi, Alia berhasil menyewa lapak di Jalan Laksamana Malahayati dengan biaya sewa Rp6 juta per tahun. Keputusan ini terbukti tepat, karena jumlah pelanggan tidak hanya dari kalangan mahasiswa tetapi juga masyarakat umum, sehingga omzet usahanya meningkat pesat hingga Rp1 juta–Rp1,5 juta per hari. Pada akhir tahun 2022, Alia berupaya meningkatkan usahanya dengan menyewa tempat yang lebih luas di lokasi yang lebih strategis. Kini, Bakso Sultan beroperasi setiap hari mulai pukul 11.00 pagi hingga 22.00 malam, dengan bantuan tiga karyawan. Berkat kerja keras dan bantuan dari BAZNAS, omzet usahanya meningkat tajam hingga Rp2,5 juta per hari, dengan pendapatan bersih sekitar Rp500.000 per hari. Sebagai penerima manfaat program BMD, Alia Safriana mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada BAZNAS atas bantuan yang telah diberikan. "Alhamdulillah saya sangat bersyukur sekali dengan pencapaian yang saya raih," ucapnya. Alia juga berterima kasih kepada BAZNAS atas dukungan yang membantu usahanya berkembang hingga seperti sekarang. Bantuan ini bukan hanya sekadar modal, tetapi juga harapan dan dorongan baginya untuk terus maju. Program BMD adalah pembiayaan produktif kepada mustahik dengan prinsip nonprofit untuk pengembangan usaha. Program ini bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat desa dengan memberikan akses pembiayaan produktif untuk usaha kecil dan menengah, pertanian, peternakan, dan perikanan.
BERITA02/03/2025 | Penulis Nikita Earlene Salsabila dan Editor YMK
BAZNAS Provinsi Bengkulu Berikan Pembekalan Relawan Zakat Untuk Mengoptimalkan ZIS di Bulan Ramadhan
BAZNAS Provinsi Bengkulu Berikan Pembekalan Relawan Zakat Untuk Mengoptimalkan ZIS di Bulan Ramadhan
Bengkulu, Kamis, 27 Februari 2025 – Dalam rangka mengoptimalkan pengumpulan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) pada bulan Ramadhan yang penuh berkah, BAZNAS Provinsi Bengkulu membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk bergabung sebagai relawan zakat. Kali ini, BAZNAS Provinsi Bengkulu merekrut relawan dari kalangan Mahasiswa UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, yang telah melalui seleksi ketat. Para relawan yang terpilih telah diberikan pembekalan mengenai zakat dan pentingnya peran mereka dalam membantu pengumpulan dan penyaluran ZIS, khususnya selama bulan Ramadhan. Diharapkan, relawan mahasiswa ini tidak hanya berperan dalam mendukung program-program BAZNAS, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga dalam bidang fundraising, serta membangun relasi yang bermanfaat untuk masa depan mereka. Melalui program ini, BAZNAS Provinsi Bengkulu ingin memastikan bahwa zakat yang terkumpul dapat disalurkan secara optimal untuk mewujudkan mimpi para mustahik (penerima zakat), sehingga membawa manfaat baik di dunia maupun di akhirat. BAZNAS Provinsi Bengkulu berharap semangat para relawan zakat ini akan semakin menguatkan gerakan zakat di wilayah Bengkulu dan membantu masyarakat yang membutuhkan selama bulan Ramadhan.
BERITA27/02/2025 | SDM (Dn)
BAZNAS Provinsi Bengkulu Mendukung Pasar Murah Disperindag di Kampung Bali
BAZNAS Provinsi Bengkulu Mendukung Pasar Murah Disperindag di Kampung Bali
Bengkulu, (Kamis, 27 Februari 2025) – BAZNAS Provinsi Bengkulu kembali memberikan dukungan penuh terhadap program Pasar Murah yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bengkulu. Kali ini, pasar murah diadakan di titik ke-3 dari 12 titik yang direncanakan, kali ini berlokasi di Kantor Lurah Kampung Bali. Acara ini dihadiri oleh Kepala Bagian Pendistribusian, Junaidi, SE, Kepala Bagian Keuangan, Rama Doni, SE, bersama dengan tim. BAZNAS Provinsi Bengkulu ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini dengan membagikan voucher potongan harga sebagai bagian dari upaya meringankan beban masyarakat dalam menghadapi kenaikan harga bahan pokok, terutama menjelang bulan Suci Ramadhan. Dengan adanya dukungan berupa potongan voucher, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau . Kegiatan ini adalah bagian dari kontribusi kami untuk memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok mereka menjelang Ramadhan dengan harga yang lebih bersahabat . Kegiatan Pasar Murah ini merupakan inisiatif penting untuk membantu masyarakat dalam situasi ekonomi yang menantang, dengan fokus utama pada memberikan akses terhadap bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah. BAZNAS Provinsi Bengkulu berharap, program pasar murah ini dapat terus berlangsung dengan sukses di seluruh titik yang direncanakan, memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, dan memperkuat kolaborasi antara BAZNAS dan Disperindag dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bengkulu.
BERITA27/02/2025 | Dn
Dorong Investasi Syariah, BAZNAS RI Bersama BEI dan Henan Putihrai Gelar Edukasi Pasar Modal
Dorong Investasi Syariah, BAZNAS RI Bersama BEI dan Henan Putihrai Gelar Edukasi Pasar Modal
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Henan Putihrai Sekuritas (Henan Sekuritas) untuk mendorong investasi berbasis syariah yang berdampak sosial melalui filantropi. Upaya ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pasar modal syariah. Baru-baru ini, Sekolah Pasar Modal Syariah digelar di Gedung BEI, Jakarta, sebagai bagian dari persiapan menyambut Ramadan 1446 Hijriah. Acara ini dihadiri hampir 100 peserta dari berbagai latar belakang, termasuk kader muda BAZNAS, investor, akademisi, serta masyarakat umum. Tingginya minat peserta menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya investasi sesuai prinsip syariah. Direktur Keamanan Informasi, Data, dan Layanan Digital BAZNAS RI, Andrian Johnson, menyampaikan bahwa pasar modal syariah memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi berbasis Islam di Indonesia. "Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam mengenai investasi yang tidak hanya menguntungkan, tetapi juga sesuai dengan nilai-nilai Islam serta dapat memberikan dampak sosial melalui instrumen seperti zakat dan sedekah saham," ucap Andrian. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa investasi syariah memungkinkan umat Islam untuk mengelola kekayaan mereka dengan cara yang sesuai dengan ajaran agama. "Dengan semakin banyaknya investor yang memahami konsep investasi halal, maka dampak positif yang dihasilkan bagi kesejahteraan umat pun akan semakin besar," kata dia. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pakar dari Henan Putihrai Sekuritas, Bursa Efek Indonesia, dan BAZNAS RI yang membahas tren pasar modal syariah, prospek investasi, serta teknik analisis saham baik fundamental maupun teknikal. Selain itu, peserta juga diberikan kesempatan untuk praktik langsung transaksi saham syariah dan membuka rekening efek sebagai langkah nyata dalam meningkatkan partisipasi di pasar modal syariah. Kolaborasi ini menegaskan bahwa investasi di pasar modal bukan hanya soal keuntungan finansial, tetapi juga kesejahteraan sosial. Dengan inisiatif seperti zakat dan sedekah saham, masyarakat memiliki peluang untuk berinvestasi sekaligus berbagi manfaat bagi sesama. Ke depannya, BAZNAS RI, BEI, dan Henan Sekuritas berkomitmen untuk terus mengembangkan edukasi dan kampanye guna meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam investasi syariah yang inklusif dan berkelanjutan.
BERITA25/02/2025 | Penulis Fikri dan Editor YMK
BAZNAS Dukung Balai Ternak Jepara Demi Keberlanjutan Ekonomi
BAZNAS Dukung Balai Ternak Jepara Demi Keberlanjutan Ekonomi
Di Balai Ternak Jepara, mustahik terus berjuang merawat ternak dengan penuh dedikasi. Dari pengobatan domba sakit, kelahiran baru, hingga pengelolaan pakan, semua dilakukan demi keberlanjutan ekonomi Desa Somosari, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara. Pengelolaan Balai Ternak Jepara yang melibatkan mustahik ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Program ini diharapkan dapat membantu perekonomian desa dengan menyediakan sumber pendapatan tambahan bagi warga. BAZNAS sebagai penyelenggara program memberikan dukungan penuh dalam bentuk pelatihan dan bantuan teknis. Dengan demikian, para mustahik dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam merawat ternak. Keberhasilan Balai Ternak Jepara ini menjadi contoh bagi daerah lain untuk mengadopsi program serupa demi pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan.
BERITA25/02/2025 | Penulis Nikita dan Editor Mas
Berkah Kurban 2025, BAZNAS Magelang Optimalkan Kualitas Domba
Berkah Kurban 2025, BAZNAS Magelang Optimalkan Kualitas Domba
Balai Ternak BAZNAS Siapkan Domba Unggulan untuk Kurban 2025 di Jawa Tengah Balai Ternak BAZNAS Berkah Barokah Farm di Desa Tanjung, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, menyiapkan 30 ekor domba unggulan untuk kurban 2025. Dengan total bobot mencapai 575,60 kg, domba-domba ini dirawat secara optimal agar memenuhi standar kualitas terbaik. Perawatan intensif dilakukan dengan pemberian pakan berkualitas dan pemantauan kesehatan rutin. Hal ini bertujuan untuk memastikan setiap domba dalam kondisi prima saat memasuki musim kurban, sehingga dapat memberikan manfaat maksimal bagi penerima. Program Balai Ternak BAZNAS bertujuan untuk memberdayakan peternak lokal dengan memberikan pendampingan dan sarana produksi. Selain meningkatkan kesejahteraan mustahik, program ini juga berkontribusi dalam penyediaan hewan kurban yang sehat dan berkualitas. Melalui upaya ini, BAZNAS terus berkomitmen mendukung kemandirian ekonomi peternak serta memastikan ketersediaan domba unggulan bagi masyarakat yang ingin berkurban. Diharapkan, keberlanjutan program ini dapat membawa manfaat luas bagi peternak dan penerima manfaat kurban.
BERITA25/02/2025 | Penulis Januar dan Editor YMK
Petani Binaan BAZNAS Optimalkan Panen Padi dengan Teknik Basah-Kering
Petani Binaan BAZNAS Optimalkan Panen Padi dengan Teknik Basah-Kering
Seorang petani di Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, menerapkan metode pengairan basah-kering dan penyiangan gulma untuk merawat tanaman padi Inpari 32. Teknik ini diterapkan untuk meningkatkan hasil panen serta menjaga kesehatan tanaman. Metode basah-kering digunakan untuk mengatur kadar air di lahan sawah, sehingga tanaman padi dapat tumbuh lebih optimal tanpa kelebihan air. Selain itu, penyiangan gulma dilakukan secara rutin untuk mengurangi persaingan nutrisi serta menekan risiko serangan hama yang dapat menurunkan produktivitas. Penerapan teknik ini terbukti mampu meningkatkan hasil panen, sekaligus menjaga kesuburan tanah dalam jangka panjang. Dengan perawatan yang tepat, para petani di Cilapar diharapkan dapat mengoptimalkan produksi padi dan meningkatkan ketahanan pangan di daerah tersebut.
BERITA25/02/2025 | Penulis Nadia dan Editor NOV
Peserta Beasiswa Cendekia BAZNAS Mahasiswa Aktif dan Berprestasi dari Jambi
Peserta Beasiswa Cendekia BAZNAS Mahasiswa Aktif dan Berprestasi dari Jambi
Mahasiswa Sastra Inggris di Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi, Nabila Turizki Balqis sekaligus penerima beasiswa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) berhasil menorehkan berbagai prestasi akademik dan non-akademik. Dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,87, ia memiliki fokus studi pada linguistik, kewirausahaan Islam, seni sastra, dan drama Inggris. Ia merupakan penerima Beasiswa Unit Pengembangan Bahasa Jambi serta Beasiswa BAZNAS, yang diberikan kepada mahasiswa berprestasi dengan dedikasi tinggi dalam pengembangan ilmu dan sosial. Sebagai Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Sastra Inggris, Nabila aktif dalam membina dan mengembangkan minat mahasiswa dalam bidang akademik dan budaya. Ia juga merupakan Duta Prestasi Nasional yang mewakili Jambi dalam acara internasional di Singapura dan Malaysia. Nabila berpengalaman sebagai pewara, pembaca berita, dan pelatih wicara publik. Dengan pengalaman tersebut, dirinya telah meraih berbagai penghargaan dalam kompetisi nasional hingga internasional, termasuk sebagai salah satu dari 10 besar Presenter TV Nasional di TVRI Jambi, Terbaik 1 News Anchor UIN STS Jambi, hingga Terbaik 1 Pidato Bahasa Inggris dalam Seminar Internasional. Di bidang kewirausahaan, Nabila mendirikan merk parfum Aroma Turiz, yang telah menjual hampir 100 produk sejak Desember 2024 dan menjadi produk unggulan di Fakultas Adab dan Humaniora. Ia juga berkontribusi dalam dunia pendidikan melalui Turiz English Course (TEC) dan Platform Superproof, tempat ia mengajar bahasa Inggris bagi berbagai jenjang pendidikan, termasuk siswa Indonesia yang tinggal di Jepang. Selain prestasi akademik dan kewirausahaan, Nabila juga aktif dalam kegiatan sosial. Ia merupakan anggota Komunitas Beranda Perempuan, komunitas yang fokus pada pemberdayaan wanita, serta anggota Forum Indonesia Muda, yang berkontribusi dalam edukasi dan kepemimpinan. Dengan kombinasi prestasi akademik, kepemimpinan, dan kontribusi sosial, ia terus berupaya membawa perubahan positif bagi masyarakat dan menginspirasi generasi muda. BAZNAS terus berkomitmen dalam mendukung mahasiswa berprestasi di berbagai bidang melalui program beasiswa. Dengan adanya dukungan ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang mampu berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa
BERITA25/02/2025 | Amalia Vilistin
Sempurnakam Distribusi Zakat BAZNAS RI Luncurkan Aplikasi Had Kifayah
Sempurnakam Distribusi Zakat BAZNAS RI Luncurkan Aplikasi Had Kifayah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali memperkenalkan aplikasi Had Kifayah yang telah diperbarui sebagai alat untuk menentukan standar minimal kebutuhan hidup individu atau keluarga. Inovasi ini bertujuan untuk memastikan distribusi zakat yang lebih adil, akurat, dan tepat sasaran. Aplikasi Had Kifayah dirancang untuk mempermudah pengukuran dan perhitungan Had Kifayah seseorang atau keluarga. Had Kifayah merupakan parameter penting yang digunakan untuk menilai kelayakan seseorang atau keluarga menjadi penerima zakat (mustahik). Sebelumnya, aplikasi Had Kifayah Puskas BAZNAS RI yang diluncurkan pada 2018 hanya mengandalkan satu rata-rata nasional. Namun, versi terbaru menghadirkan dua pilihan nilai, yaitu rata-rata nasional dan provinsi, sehingga memungkinkan penyesuaian dengan harga kebutuhan pokok di setiap daerah. Hal ini menjadikan aplikasi lebih relevan dengan kondisi ekonomi masing-masing wilayah. Peluncuran aplikasi ini dilakukan secara daring melalui kanal Youtube BAZNAS TV pada Rabu, 19 Februari 2025 yang dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKL BAZNAS RI Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D, Kepala Divisi Kemanusian Muhammad Rojudin, serta Peneliti Senior BAZNAS RI Hidayaneu Fachratunnisa, M.E. Dr. Zainulbahar Noor menekankan pentingnya aplikasi Had Kifayah dalam pengelolaan zakat. Dia menjelaskan bahwa aplikasi ini membantu mempercepat proses pengambilan keputusan dan memastikan bantuan lebih efisien serta adil dengan menggunakan data yang lebih akurat. “Kami mengimbau kepada semua pengelola zakat, baik di BAZNAS maupun Lembaga Amil Zakat (LAZ), untuk menerapkan sistem ini,” ujarnya. Dia juga memberikan apresiasi terhadap pengembangan aplikasi ini sebagai langkah inovatif dalam memperbaiki kesejahteraan masyarakat serta mengurangi angka kemiskinan di Indonesia. “Angka kemiskinan di Indonesia saat ini berada di angka 24,06 juta jiwa, sekitar 8,57 persen dari total penduduk Indonesia. Meskipun sudah menurun, tetap diperlukan strategi yang lebih efektif, termasuk pengoptimalan zakat. Aplikasi Had Kifayah bisa menjadi salah satu solusi dalam upaya tersebut,” tambahnya. Zainulbahar juga menyatakan harapannya agar aplikasi ini dapat memaksimalkan distribusi zakat dan berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia. Di sisi lain, Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D, Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKL BAZNAS RI, menjelaskan bahwa penentuan batas kecukupan had kifayah melibatkan tujuh dimensi utama: makanan, perumahan, pakaian, ibadah, pendidikan, transportasi, dan kesehatan. “Standarisasi ini akan membantu lembaga pengelola zakat dalam menentukan kelayakan penerima zakat dan menetapkan prioritas bantuan,” ujarnya. Hasbi menambahkan bahwa digitalisasi data melalui aplikasi ini membuat proses perhitungan Had Kifayah menjadi lebih efisien. “Dengan digitalisasi, pengelola zakat bisa lebih cepat dalam mengambil keputusan dan memastikan bantuan diterima oleh yang tepat,” jelasnya. Sebagai informasi, pada tahun 2024, rata-rata nilai had kifayah di Indonesia tercatat sebesar Rp4.615.749 per keluarga per bulan, sementara had kifayah per individu mencapai Rp979.989 per bulan.
BERITA25/02/2025 | Penulis Meisa dan Editor AYU
BAZNAS Provinsi Bengkulu Salurkan Bantuan Untuk Dukung Pasar Murah
BAZNAS Provinsi Bengkulu Salurkan Bantuan Untuk Dukung Pasar Murah
Bengkulu – (Selasa, 25/02/2025) BAZNAS Provinsi Bengkulu hadir dalam acara pasar murah yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bengkulu. Kehadiran pasar murah ini sangat berarti bagi masyarakat sekitar, karena mereka dapat memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga dengan harga terjangkau, seperti telur, beras, dan bahan kebutuhan lainnya. Pasar murah ini akan berlangsung hingga bulan Maret mendatang, dan akan dilaksanakan di 12 titik yang berbeda dengan jadwal yang bervariasi. Pada titik pertama, acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Disperindag, Foritha Ramadhani, serta Kepala Pelaksana BAZNAS Provinsi Bengkulu H. Jundullah E. J, M.Pd beserta tim yang turut mendukung kegiatan tersebut. BAZNAS Provinsi Bengkulu berharap bahwa melalui pasar murah ini, masyarakat dapat lebih mudah mengakses barang kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Terlebih lagi, menjelang bulan suci Ramadhan, di mana harga bahan pokok kerap mengalami kenaikan. Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan harga barang tetap dapat dijangkau oleh masyarakat luas.
BERITA25/02/2025 | Dn
BAZNAS Dukung Balai Ternak Jepara Demi Keberlanjutan Ekonomi
BAZNAS Dukung Balai Ternak Jepara Demi Keberlanjutan Ekonomi
Di Balai Ternak Jepara, mustahik terus berjuang merawat ternak dengan penuh dedikasi. Dari pengobatan domba sakit, kelahiran baru, hingga pengelolaan pakan, semua dilakukan demi keberlanjutan ekonomi Desa Somosari, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara. Pengelolaan Balai Ternak Jepara yang melibatkan mustahik ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Program ini diharapkan dapat membantu perekonomian desa dengan menyediakan sumber pendapatan tambahan bagi warga. BAZNAS sebagai penyelenggara program memberikan dukungan penuh dalam bentuk pelatihan dan bantuan teknis. Dengan demikian, para mustahik dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam merawat ternak. Keberhasilan Balai Ternak Jepara ini menjadi contoh bagi daerah lain untuk mengadopsi program serupa demi pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan.
BERITA24/02/2025 | Penulis Nikita dan Editor Mas
BAZNAS RI Pertahankan ISO Anti Suap dan Perkuat Penerapan Prinsip 3A
BAZNAS RI Pertahankan ISO Anti Suap dan Perkuat Penerapan Prinsip 3A
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil mempertahankan dua sertifikasi bergengsi, yakni Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 dan Sistem Manajemen Anti Penyuapan SNI ISO 37001:2016, yang dikeluarkan oleh PT Garuda Sertifikasi Indonesia. Prestasi ini kembali menegaskan komitmen BAZNAS dalam menerapkan prinsip 3A (Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI) sebagai landasan dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Penyerahan sertifikat dilakukan secara simbolis di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, pada Rabu (5/2/2025). Acara tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., bersama jajaran Pimpinan BAZNAS RI, serta perwakilan PT Garuda Sertifikasi Indonesia, Eko Sutrisno. “Alhamdulillah, BAZNAS RI kembali berhasil mempertahankan sertifikat ISO setiap tahun. Ini adalah bukti keseriusan kami dalam menjaga tata kelola yang optimal dan akuntabel,” ujar Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dalam sambutannya. Kiai Noor menekankan bahwa pencapaian ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BAZNAS untuk menyempurnakan manajemen berbasis standar internasional. “Dengan mempertahankan ISO 9001:2015 dan 37001:2016, kami memastikan pengelolaan zakat yang efektif, efisien, dan terpercaya demi kepentingan umat,” tambahnya. Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015, jelas Kiai Noor, adalah standar internasional yang dirancang untuk menjamin kualitas layanan, memenuhi kebutuhan pelanggan, serta mematuhi regulasi yang berlaku. “Sementara itu, Sertifikasi Anti Penyuapan SNI ISO 37001:2016 menunjukkan komitmen BAZNAS dalam mencegah praktik suap dan korupsi, sekaligus memastikan transparansi serta akuntabilitas dalam pengelolaan zakat,” kata Kiai Noor. Ia menambahkan bahwa audit resertifikasi dilakukan dengan lingkup layanan pengumpulan, pendistribusian, dan pendukung pengelolaan zakat oleh PT Garuda Sertifikasi Indonesia. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, SE., Mec., menyatakan bahwa pencapaian ini menjadi motivasi bagi BAZNAS untuk terus meningkatkan pelayanannya. “Penghargaan ini adalah bukti nyata bahwa manajemen BAZNAS telah memenuhi standar internasional di seluruh unit kerja. Ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan umat,” ujarnya. Senada dengan hal itu, perwakilan PT Garuda Sertifikasi Indonesia, Eko Sutrisno, memberikan apresiasi kepada BAZNAS atas konsistensinya dalam mempertahankan standar tinggi. “Selamat kepada BAZNAS atas pencapaian ini. Keberhasilan ini menunjukkan kepercayaan publik yang terus terjaga, serta menjadi contoh bagi Lembaga Amil Zakat lainnya di Indonesia dan kawasan regional,” ujar Eko. Ia berharap sertifikasi ini dapat diterapkan lebih luas, termasuk di BAZNAS daerah, demi menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap lini layanan. Sejak 2018, BAZNAS telah menerima berbagai sertifikat ISO dari badan sertifikasi berbeda. Pada 2019, BAZNAS memulai penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dan berhasil memperoleh sertifikasi ISO 37001:2016 pada tahun 2020 hingga kini, dengan lingkup seluruh unit kerja. Komitmen BAZNAS untuk terus meningkatkan kualitas layanan membuktikan bahwa lembaga ini tidak hanya memenuhi standar regulasi, tetapi juga menjawab kepercayaan masyarakat sebagai pengelola zakat nasional yang profesional dan terpercaya.
BERITA18/02/2025 | Penulis Nurul Khusna Fudolah dan editor ayu
Z-Auto BAZNAS Ubah Impian Irwansyah Jadi Sumber Rezeki di Depok
Z-Auto BAZNAS Ubah Impian Irwansyah Jadi Sumber Rezeki di Depok
Program Z-Auto BAZNAS Bantu Irwansyah Wujudkan Bengkel Impian di Depok Irwansyah, seorang mekanik motor asal Desa Curug, Kecamatan Bojong Sari, Depok, berhasil mewujudkan impian masa sekolahnya untuk memiliki bengkel sendiri. Kini, ia mengelola bengkel Z-Auto dari program Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang berkembang pesat dan menjadi pilihan utama bagi komunitas motor 2-tak di sekitarnya. Di bengkel yang dirintisnya, Irwansyah aktif melayani berbagai perbaikan motor, mulai dari servis ringan hingga perbaikan mesin berat. Dengan ketekunan dan dukungan dari BAZNAS melalui program Z-Auto, bengkel tersebut semakin berkembang dan dikenal luas di kalangan pecinta motor klasik. Keahliannya dalam menangani motor 2-tak membuat bengkel ini semakin diminati oleh pelanggan. Program Z-Auto dari BAZNAS bertujuan untuk memberdayakan para mustahik di bidang otomotif melalui bantuan modal usaha, pelatihan keterampilan, dan pendampingan bisnis. Melalui program ini, mustahik seperti Irwansyah mendapatkan kesempatan untuk mandiri secara ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya. Dengan adanya dukungan dari BAZNAS, diharapkan semakin banyak mekanik binaan yang dapat berkembang dan menciptakan usaha bengkel yang berdaya saing serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
BERITA18/02/2025 | Penulis Izar dan Editor AYU
Dukungan BAZNAS, Mustahik Cimande Hasilkan Domba Kurban Terbaik
Dukungan BAZNAS, Mustahik Cimande Hasilkan Domba Kurban Terbaik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus berperan dalam meningkatkan kesejahteraan umat melalui program pemberdayaan peternak. Kelompok Balai Ternak BAZNAS di Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Bogor, Jawa Barat, kini semakin maju dengan menghasilkan domba kurban unggulan. Upaya perbaikan kandang higienis dan kokoh menjadi salah satu langkah utama dalam meningkatkan kualitas ternak menjelang musim kurban. Program Balai Ternak BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan infrastruktur, tetapi juga pelatihan dan pendampingan bagi peternak agar mampu menerapkan standar kesehatan hewan yang baik. Dengan lingkungan yang lebih bersih dan sistem pemeliharaan yang lebih baik, domba-domba yang dihasilkan lebih sehat dan memenuhi syarat sebagai hewan kurban sesuai syariat Islam. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa zakat yang dikelola BAZNAS tidak hanya membantu mustahik dalam jangka pendek, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi jangka panjang. Melalui program pemberdayaan seperti Balai Ternak, umat Islam dapat berkontribusi dalam penyediaan hewan kurban berkualitas sekaligus meningkatkan taraf hidup peternak kecil.
BERITA18/02/2025 | Penulis Fikri dan Editor YMK
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Bengkulu.

Lihat Daftar Rekening →