WhatsApp Icon
Gubernur Bengkulu dan BAZNAS Serahkan Bantuan Rp50 Juta untuk Masjid Nurrohman NTT

NAGEKEO, NTT — Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Bank Bengkulu dan BAZNAS Provinsi Bengkulu menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta untuk pembangunan kembali Masjid Nurrohman Nangadhero, Kabupaten Nagekeo

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu H. Herwan Antoni, Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu H. Yulkamra, S.Pd.I., M.Pd., dan Direktur Bank Bengkulu H. Iswayudi, S.E., M.M., kepada Bupati Nagekeo Simplisius Donatus.

Masjid Nurrohman merupakan salah satu rumah ibadah yang terdampak langsung gempa bumi. Bangunan masjid yang sebelumnya berdiri kokoh roboh dan menyisakan puing-puing bangunan. Untuk sementara, masyarakat setempat menggunakan masjid darurat yang sebelumnya telah didirikan oleh BAZNAS RI.

Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Bank Bengkulu dan BAZNAS Provinsi Bengkulu kepada masyarakat Nagekeo yang terdampak bencana.

«“Kami dari Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Bank Bengkulu dan BAZNAS Provinsi Bengkulu akan memberikan bantuan untuk membangun kembali masjid sehingga bisa digunakan untuk salat,” ujar Helmi Hasan.»

Kabupaten Nagekeo menjadi salah satu wilayah yang terdampak langsung gempa. Sejumlah rumah warga mengalami kerusakan berat hingga roboh. Selain gempa bumi, wilayah tersebut juga sempat terdampak gelombang tsunami.

Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu H. Yulkamra menyampaikan bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam membangun kembali rumah ibadah yang menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan kembali tempat ibadah yang layak bagi masyarakat Nangadhero,” ujarnya.

Bantuan ini menjadi wujud solidaritas kemanusiaan dari Bengkulu untuk masyarakat NTT. Kepedulian tersebut diharapkan dapat membantu proses pemulihan masyarakat dan menguatkan semangat untuk bangkit kembali pascabencana.

08/09/2026 | Kontributor: SDM (Ar)
Peduli Korban Gempa NTT, Gubernur Bengkulu dan BAZNAS Serahkan Bantuan Rp50 Juta untuk Masjid Nurul Islam

NAGEKEO, NTT — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjukkan Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama BAZNAS Provinsi Bengkulu. Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan bersama Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu H. Yulkamra, S.Pd.I., M.Pd menyerahkan bantuan Rp50 juta untuk pembangunan kembali Masjid Nurul Islam Kolikapa, Kabupaten Nagekeo, NTT.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan kepada Bupati Nagekeo Simplisius Donatus. Penyerahan turut didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu H. Herwan Antoni, Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu H. Yulkamra, S.Pd.I., M.Pd, serta Direktur Bank Bengkulu H. Iswayudi, S.E., M.M.

Masjid Nurul Islam Kolikapa menjadi salah satu fasilitas ibadah yang terdampak gempa bumi. Bangunan yang sebelumnya masih dalam proses pembangunan tersebut mengalami kerusakan parah akibat guncangan gempa, sehingga masyarakat belum dapat memanfaatkannya secara optimal untuk kegiatan ibadah.

Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan mengatakan bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus ikhtiar bersama agar masyarakat dapat kembali memiliki tempat ibadah yang layak.

«“Bantuan kami berikan untuk membangun kembali masjid sehingga bisa digunakan kembali untuk salat dan kegiatan ibadah lainnya,” ujar Helmi Hasan.»

Menurut Helmi, musibah bencana tidak mengenal batas wilayah. Karena itu, solidaritas dan kepedulian antardaerah menjadi hal penting untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

Ia juga menyampaikan bahwa Bengkulu sendiri merupakan daerah yang memiliki potensi kerawanan terhadap gempa bumi. Kondisi tersebut menjadi pengingat bagi semua pihak untuk terus membangun kesiapsiagaan sekaligus memperkuat kepedulian sosial.

“Kita sama-sama tahu bahwa Bengkulu juga merupakan daerah rawan gempa. Karena itu, kita harus saling peduli dan saling membantu ketika saudara kita tertimpa musibah,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Helmi Hasan juga menyampaikan konsep yang disebutnya sebagai “mitigasi langit”, yakni ikhtiar membangun kepedulian kepada sesama sebagai bagian dari upaya memohon perlindungan dan keberkahan dari Allah SWT.

“Cintai yang di bumi, maka yang di langit akan mencintaimu. Sayangi yang di bumi, maka yang di langit akan menyayangimu,” tuturnya.

Ia menjelaskan, salah satu bentuk implementasi kepedulian tersebut dilakukan melalui program pengasuhan anak yatim dengan melibatkan para pejabat daerah.

“Dengan mengangkat dan mengasuh anak yatim, kita berharap kepedulian kepada sesama semakin tumbuh. Semoga dengan ikhtiar ini, Bengkulu dijauhkan dari berbagai bencana,” harapnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu H. Yulkamra, S.Pd.I., M.Pd mengatakan, keterlibatan BAZNAS dalam penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk masyarakat yang terdampak bencana.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat Bengkulu untuk saudara-saudara kita di NTT yang sedang menghadapi musibah. Semoga bantuan ini dapat membantu pembangunan kembali Masjid Nurul Islam Kolikapa,” ujar Yulkamra.

Yulkamra berharap bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi masyarakat Kolikapa untuk bangkit setelah bencana. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.

Penyerahan bantuan ini menjadi simbol persaudaraan antara masyarakat Bengkulu dan NTT. Dari Bengkulu untuk NTT, bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pemulihan sekaligus menghidupkan kembali aktivitas ibadah masyarakat di Masjid Nurul Islam Kolikapa.

Kepedulian mungkin datang dari tempat yang jauh, tetapi manfaatnya dapat terasa dekat di hati mereka yang membutuhkan.

07/09/2026 | Kontributor: SDM (Ar)
Gubernur Bengkulu Bersama Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu Serahkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Labuan Bajo, NTT — Jarak bukan menjadi penghalang untuk berbagi kepedulian. Dari Bengkulu, bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) disalurkan sebagai wujud solidaritas dan semangat gotong royong antarsesama.

Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu H. Herwan Antoni, Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu H. Yulkamra, S.Pd.I., M.Pd., serta Direktur Bank Bengkulu H. Iswayudi, S.E., M.M., menyerahkan bantuan bagi korban gempa bumi di NTT.

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung di Bandara Labuan Bajo, NTT, dan diterima oleh Sekretaris Daerah Provinsi NTT Fransiskus Sales Sodo.

Bantuan yang disalurkan merupakan hasil donasi masyarakat dan Corporate Social Responsibility (CSR) yang dihimpun melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi Bengkulu, Bank Bengkulu, dan BAZNAS Provinsi Bengkulu.

Kolaborasi tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian masyarakat Bengkulu terhadap saudara-saudara di NTT yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana gempa bumi.

Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan mengatakan, bantuan yang dibawa ke NTT merupakan wujud kepedulian yang tidak mengenal jarak dan batas wilayah.

“Kepedulian tidak hanya datang dari yang terdekat. Dari jauh pun kita bisa hadir membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar Helmi.

Helmi menjelaskan, rombongan Pemerintah Provinsi Bengkulu dijadwalkan berada di NTT selama tiga hari, mulai Kamis, 3 September 2026. Selama berada di NTT, rombongan akan melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat serta sejumlah tokoh agama untuk memastikan bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.

Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya ditujukan kepada masyarakat yang rumahnya terdampak gempa. Perhatian juga diberikan kepada rumah ibadah dan anak-anak yatim yang turut terdampak akibat bencana.

“Bantuan ini tidak hanya untuk satu titik. Ada beberapa titik yang akan kita bantu. Kita akan melihat langsung kondisi di lapangan dan menyesuaikan bantuan dengan kebutuhan masyarakat,” jelas Helmi.

Penyaluran bantuan di sejumlah titik dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak. Pemerintah Provinsi Bengkulu akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan tokoh-tokoh setempat agar bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu H. Yulkamra, S.Pd.I., M.Pd. menyampaikan bahwa keterlibatan BAZNAS dalam penyaluran bantuan merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk masyarakat yang terdampak bencana.

“Bantuan ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Bengkulu. Kami bersyukur dapat bersama-sama Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Bank Bengkulu menghimpun serta menyalurkan bantuan untuk saudara-saudara kita di NTT,” ungkap Yulkamra.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus menjadi penguat semangat untuk bangkit setelah bencana.

Penyaluran bantuan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan besar dalam membantu sesama. Dari Bengkulu, kepedulian bergerak menuju NTT, membawa pesan persaudaraan dan harapan bagi masyarakat yang sedang menghadapi ujian akibat bencana.

Dari Bengkulu Bumi Merah Putih untuk NTT. Bersama, kita hadir untuk membantu, menguatkan, dan meringankan beban saudara-saudara yang terdampak bencana.

06/09/2026 | Kontributor: SDM (Ar)
Wujud Kepedulian Sesama, Biro Umum Setda Provinsi Bengkulu Serahkan Donasi Gempa NTT Melalui BAZNAS Provinsi Bengkulu

BENGKULU, 2 SEPTEMBER 2026 — Biro Umum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu secara resmi menyerahkan bantuan donasi kemanusiaan untuk warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyerahan donasi tersebut disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu pada Rabu (2/9).

Penyerahan donasi ini merupakan bentuk solidaritas dan rasa kepedulian jajaran ASN serta staf Biro Umum Setda Provinsi Bengkulu terhadap musibah yang menimpa masyarakat NTT. Melalui kepedulian bersama ini, bantuan diharapkan dapat membantu meringankan beban penderitaan para korban bencana di lapangan.

BAZNAS Provinsi Bengkulu mengapresiasi dan menyambut baik kepercayaan yang diberikan oleh Biro Umum Setda Provinsi Bengkulu. BAZNAS Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk mengelola serta menyalurkan bantuan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran agar dapat menghadirkan harapan baru serta mendukung pemulihan masyarakat terdampak.

Melalui sinergi kepedulian ini, BAZNAS Provinsi Bengkulu mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menguatkan kebersamaan dan menebar kebaikan tanpa batas. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan para donatur serta memulihkan kondisi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur

02/09/2026 | Kontributor: SDM (Dn)
Kembangkan Ekosistem ZIS, BAZNAS Provinsi Bengkulu dan Dishub Bersinergi dalam Rakor Sektor Perhubungan

BENGKULU, 2 SEPTEMBER 2026 — BAZNAS Provinsi Bengkulu melalui Divisi Penghimpunan menguatkan sinergi bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bengkulu dengan menghadiri sekaligus memberikan sosialisasi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Sektor Perhubungan pada Rabu (2/9).

Langkah kolaboratif ini menjadi wujud nyata dalam menguatkan potensi serta ekosistem Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, khususnya pada sektor dinas perhubungan. 

Melalui sosialisasi ini, BAZNAS Provinsi Bengkulu mengedukasi serta mengajak para pemangku kepentingan dan pegawai di lingkungan Dishub Provinsi Bengkulu untuk berpartisipasi aktif dalam gerakan sadar zakat.

Perwakilan Divisi Penghimpunan BAZNAS Provinsi Bengkulu menyampaikan bahwa optimalisasi penghimpunan ZIS dari ASN dan pegawai sektor perhubungan akan berdampak besar pada perluasan program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat yang membutuhkan di Bengkulu.

Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu menyambut baik inisiatif sosialisasi ini dan berkomitmen mendukung upaya BAZNAS Provinsi Bengkulu dalam membangun tata kelola ZIS yang profesional, transparan, dan akuntabel demi terwujudnya kesejahteraan umat.

Sinergi berkelanjutan ini diharapkan dapat semakin memperkokoh peran lembaga pemerintah daerah dalam mendukung gerakan zakat sebagai instrumen pemerataan ekonomi di Provinsi Bengkulu.

02/09/2026 | Kontributor: SDM (Dn)

Berita Terbaru

Petani Binaan BAZNAS Optimalkan Panen Padi dengan Teknik Basah-Kering
Petani Binaan BAZNAS Optimalkan Panen Padi dengan Teknik Basah-Kering
Seorang petani di Desa Cilapar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga, menerapkan metode pengairan basah-kering dan penyiangan gulma untuk merawat tanaman padi Inpari 32. Teknik ini diterapkan untuk meningkatkan hasil panen serta menjaga kesehatan tanaman. Metode basah-kering digunakan untuk mengatur kadar air di lahan sawah, sehingga tanaman padi dapat tumbuh lebih optimal tanpa kelebihan air. Selain itu, penyiangan gulma dilakukan secara rutin untuk mengurangi persaingan nutrisi serta menekan risiko serangan hama yang dapat menurunkan produktivitas. Penerapan teknik ini terbukti mampu meningkatkan hasil panen, sekaligus menjaga kesuburan tanah dalam jangka panjang. Dengan perawatan yang tepat, para petani di Cilapar diharapkan dapat mengoptimalkan produksi padi dan meningkatkan ketahanan pangan di daerah tersebut.
BERITA25/02/2025 | Penulis Nadia dan Editor NOV
Peserta Beasiswa Cendekia BAZNAS Mahasiswa Aktif dan Berprestasi dari Jambi
Peserta Beasiswa Cendekia BAZNAS Mahasiswa Aktif dan Berprestasi dari Jambi
Mahasiswa Sastra Inggris di Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi, Nabila Turizki Balqis sekaligus penerima beasiswa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) berhasil menorehkan berbagai prestasi akademik dan non-akademik. Dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,87, ia memiliki fokus studi pada linguistik, kewirausahaan Islam, seni sastra, dan drama Inggris. Ia merupakan penerima Beasiswa Unit Pengembangan Bahasa Jambi serta Beasiswa BAZNAS, yang diberikan kepada mahasiswa berprestasi dengan dedikasi tinggi dalam pengembangan ilmu dan sosial. Sebagai Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Sastra Inggris, Nabila aktif dalam membina dan mengembangkan minat mahasiswa dalam bidang akademik dan budaya. Ia juga merupakan Duta Prestasi Nasional yang mewakili Jambi dalam acara internasional di Singapura dan Malaysia. Nabila berpengalaman sebagai pewara, pembaca berita, dan pelatih wicara publik. Dengan pengalaman tersebut, dirinya telah meraih berbagai penghargaan dalam kompetisi nasional hingga internasional, termasuk sebagai salah satu dari 10 besar Presenter TV Nasional di TVRI Jambi, Terbaik 1 News Anchor UIN STS Jambi, hingga Terbaik 1 Pidato Bahasa Inggris dalam Seminar Internasional. Di bidang kewirausahaan, Nabila mendirikan merk parfum Aroma Turiz, yang telah menjual hampir 100 produk sejak Desember 2024 dan menjadi produk unggulan di Fakultas Adab dan Humaniora. Ia juga berkontribusi dalam dunia pendidikan melalui Turiz English Course (TEC) dan Platform Superproof, tempat ia mengajar bahasa Inggris bagi berbagai jenjang pendidikan, termasuk siswa Indonesia yang tinggal di Jepang. Selain prestasi akademik dan kewirausahaan, Nabila juga aktif dalam kegiatan sosial. Ia merupakan anggota Komunitas Beranda Perempuan, komunitas yang fokus pada pemberdayaan wanita, serta anggota Forum Indonesia Muda, yang berkontribusi dalam edukasi dan kepemimpinan. Dengan kombinasi prestasi akademik, kepemimpinan, dan kontribusi sosial, ia terus berupaya membawa perubahan positif bagi masyarakat dan menginspirasi generasi muda. BAZNAS terus berkomitmen dalam mendukung mahasiswa berprestasi di berbagai bidang melalui program beasiswa. Dengan adanya dukungan ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang mampu berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa
BERITA25/02/2025 | Amalia Vilistin
Sempurnakam Distribusi Zakat BAZNAS RI Luncurkan Aplikasi Had Kifayah
Sempurnakam Distribusi Zakat BAZNAS RI Luncurkan Aplikasi Had Kifayah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali memperkenalkan aplikasi Had Kifayah yang telah diperbarui sebagai alat untuk menentukan standar minimal kebutuhan hidup individu atau keluarga. Inovasi ini bertujuan untuk memastikan distribusi zakat yang lebih adil, akurat, dan tepat sasaran. Aplikasi Had Kifayah dirancang untuk mempermudah pengukuran dan perhitungan Had Kifayah seseorang atau keluarga. Had Kifayah merupakan parameter penting yang digunakan untuk menilai kelayakan seseorang atau keluarga menjadi penerima zakat (mustahik). Sebelumnya, aplikasi Had Kifayah Puskas BAZNAS RI yang diluncurkan pada 2018 hanya mengandalkan satu rata-rata nasional. Namun, versi terbaru menghadirkan dua pilihan nilai, yaitu rata-rata nasional dan provinsi, sehingga memungkinkan penyesuaian dengan harga kebutuhan pokok di setiap daerah. Hal ini menjadikan aplikasi lebih relevan dengan kondisi ekonomi masing-masing wilayah. Peluncuran aplikasi ini dilakukan secara daring melalui kanal Youtube BAZNAS TV pada Rabu, 19 Februari 2025 yang dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKL BAZNAS RI Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D, Kepala Divisi Kemanusian Muhammad Rojudin, serta Peneliti Senior BAZNAS RI Hidayaneu Fachratunnisa, M.E. Dr. Zainulbahar Noor menekankan pentingnya aplikasi Had Kifayah dalam pengelolaan zakat. Dia menjelaskan bahwa aplikasi ini membantu mempercepat proses pengambilan keputusan dan memastikan bantuan lebih efisien serta adil dengan menggunakan data yang lebih akurat. “Kami mengimbau kepada semua pengelola zakat, baik di BAZNAS maupun Lembaga Amil Zakat (LAZ), untuk menerapkan sistem ini,” ujarnya. Dia juga memberikan apresiasi terhadap pengembangan aplikasi ini sebagai langkah inovatif dalam memperbaiki kesejahteraan masyarakat serta mengurangi angka kemiskinan di Indonesia. “Angka kemiskinan di Indonesia saat ini berada di angka 24,06 juta jiwa, sekitar 8,57 persen dari total penduduk Indonesia. Meskipun sudah menurun, tetap diperlukan strategi yang lebih efektif, termasuk pengoptimalan zakat. Aplikasi Had Kifayah bisa menjadi salah satu solusi dalam upaya tersebut,” tambahnya. Zainulbahar juga menyatakan harapannya agar aplikasi ini dapat memaksimalkan distribusi zakat dan berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia. Di sisi lain, Muhammad Hasbi Zaenal, Ph.D, Direktur Kajian dan Pengembangan ZIS-DSKL BAZNAS RI, menjelaskan bahwa penentuan batas kecukupan had kifayah melibatkan tujuh dimensi utama: makanan, perumahan, pakaian, ibadah, pendidikan, transportasi, dan kesehatan. “Standarisasi ini akan membantu lembaga pengelola zakat dalam menentukan kelayakan penerima zakat dan menetapkan prioritas bantuan,” ujarnya. Hasbi menambahkan bahwa digitalisasi data melalui aplikasi ini membuat proses perhitungan Had Kifayah menjadi lebih efisien. “Dengan digitalisasi, pengelola zakat bisa lebih cepat dalam mengambil keputusan dan memastikan bantuan diterima oleh yang tepat,” jelasnya. Sebagai informasi, pada tahun 2024, rata-rata nilai had kifayah di Indonesia tercatat sebesar Rp4.615.749 per keluarga per bulan, sementara had kifayah per individu mencapai Rp979.989 per bulan.
BERITA25/02/2025 | Penulis Meisa dan Editor AYU
BAZNAS Provinsi Bengkulu Salurkan Bantuan Untuk Dukung Pasar Murah
BAZNAS Provinsi Bengkulu Salurkan Bantuan Untuk Dukung Pasar Murah
Bengkulu – (Selasa, 25/02/2025) BAZNAS Provinsi Bengkulu hadir dalam acara pasar murah yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bengkulu. Kehadiran pasar murah ini sangat berarti bagi masyarakat sekitar, karena mereka dapat memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga dengan harga terjangkau, seperti telur, beras, dan bahan kebutuhan lainnya. Pasar murah ini akan berlangsung hingga bulan Maret mendatang, dan akan dilaksanakan di 12 titik yang berbeda dengan jadwal yang bervariasi. Pada titik pertama, acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Disperindag, Foritha Ramadhani, serta Kepala Pelaksana BAZNAS Provinsi Bengkulu H. Jundullah E. J, M.Pd beserta tim yang turut mendukung kegiatan tersebut. BAZNAS Provinsi Bengkulu berharap bahwa melalui pasar murah ini, masyarakat dapat lebih mudah mengakses barang kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Terlebih lagi, menjelang bulan suci Ramadhan, di mana harga bahan pokok kerap mengalami kenaikan. Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan harga barang tetap dapat dijangkau oleh masyarakat luas.
BERITA25/02/2025 | Dn
BAZNAS Dukung Balai Ternak Jepara Demi Keberlanjutan Ekonomi
BAZNAS Dukung Balai Ternak Jepara Demi Keberlanjutan Ekonomi
Di Balai Ternak Jepara, mustahik terus berjuang merawat ternak dengan penuh dedikasi. Dari pengobatan domba sakit, kelahiran baru, hingga pengelolaan pakan, semua dilakukan demi keberlanjutan ekonomi Desa Somosari, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara. Pengelolaan Balai Ternak Jepara yang melibatkan mustahik ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Program ini diharapkan dapat membantu perekonomian desa dengan menyediakan sumber pendapatan tambahan bagi warga. BAZNAS sebagai penyelenggara program memberikan dukungan penuh dalam bentuk pelatihan dan bantuan teknis. Dengan demikian, para mustahik dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam merawat ternak. Keberhasilan Balai Ternak Jepara ini menjadi contoh bagi daerah lain untuk mengadopsi program serupa demi pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan.
BERITA24/02/2025 | Penulis Nikita dan Editor Mas
BAZNAS RI Pertahankan ISO Anti Suap dan Perkuat Penerapan Prinsip 3A
BAZNAS RI Pertahankan ISO Anti Suap dan Perkuat Penerapan Prinsip 3A
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil mempertahankan dua sertifikasi bergengsi, yakni Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 dan Sistem Manajemen Anti Penyuapan SNI ISO 37001:2016, yang dikeluarkan oleh PT Garuda Sertifikasi Indonesia. Prestasi ini kembali menegaskan komitmen BAZNAS dalam menerapkan prinsip 3A (Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI) sebagai landasan dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Penyerahan sertifikat dilakukan secara simbolis di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, pada Rabu (5/2/2025). Acara tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., bersama jajaran Pimpinan BAZNAS RI, serta perwakilan PT Garuda Sertifikasi Indonesia, Eko Sutrisno. “Alhamdulillah, BAZNAS RI kembali berhasil mempertahankan sertifikat ISO setiap tahun. Ini adalah bukti keseriusan kami dalam menjaga tata kelola yang optimal dan akuntabel,” ujar Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dalam sambutannya. Kiai Noor menekankan bahwa pencapaian ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BAZNAS untuk menyempurnakan manajemen berbasis standar internasional. “Dengan mempertahankan ISO 9001:2015 dan 37001:2016, kami memastikan pengelolaan zakat yang efektif, efisien, dan terpercaya demi kepentingan umat,” tambahnya. Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015, jelas Kiai Noor, adalah standar internasional yang dirancang untuk menjamin kualitas layanan, memenuhi kebutuhan pelanggan, serta mematuhi regulasi yang berlaku. “Sementara itu, Sertifikasi Anti Penyuapan SNI ISO 37001:2016 menunjukkan komitmen BAZNAS dalam mencegah praktik suap dan korupsi, sekaligus memastikan transparansi serta akuntabilitas dalam pengelolaan zakat,” kata Kiai Noor. Ia menambahkan bahwa audit resertifikasi dilakukan dengan lingkup layanan pengumpulan, pendistribusian, dan pendukung pengelolaan zakat oleh PT Garuda Sertifikasi Indonesia. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, SE., Mec., menyatakan bahwa pencapaian ini menjadi motivasi bagi BAZNAS untuk terus meningkatkan pelayanannya. “Penghargaan ini adalah bukti nyata bahwa manajemen BAZNAS telah memenuhi standar internasional di seluruh unit kerja. Ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan umat,” ujarnya. Senada dengan hal itu, perwakilan PT Garuda Sertifikasi Indonesia, Eko Sutrisno, memberikan apresiasi kepada BAZNAS atas konsistensinya dalam mempertahankan standar tinggi. “Selamat kepada BAZNAS atas pencapaian ini. Keberhasilan ini menunjukkan kepercayaan publik yang terus terjaga, serta menjadi contoh bagi Lembaga Amil Zakat lainnya di Indonesia dan kawasan regional,” ujar Eko. Ia berharap sertifikasi ini dapat diterapkan lebih luas, termasuk di BAZNAS daerah, demi menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap lini layanan. Sejak 2018, BAZNAS telah menerima berbagai sertifikat ISO dari badan sertifikasi berbeda. Pada 2019, BAZNAS memulai penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dan berhasil memperoleh sertifikasi ISO 37001:2016 pada tahun 2020 hingga kini, dengan lingkup seluruh unit kerja. Komitmen BAZNAS untuk terus meningkatkan kualitas layanan membuktikan bahwa lembaga ini tidak hanya memenuhi standar regulasi, tetapi juga menjawab kepercayaan masyarakat sebagai pengelola zakat nasional yang profesional dan terpercaya.
BERITA18/02/2025 | Penulis Nurul Khusna Fudolah dan editor ayu
Z-Auto BAZNAS Ubah Impian Irwansyah Jadi Sumber Rezeki di Depok
Z-Auto BAZNAS Ubah Impian Irwansyah Jadi Sumber Rezeki di Depok
Program Z-Auto BAZNAS Bantu Irwansyah Wujudkan Bengkel Impian di Depok Irwansyah, seorang mekanik motor asal Desa Curug, Kecamatan Bojong Sari, Depok, berhasil mewujudkan impian masa sekolahnya untuk memiliki bengkel sendiri. Kini, ia mengelola bengkel Z-Auto dari program Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI yang berkembang pesat dan menjadi pilihan utama bagi komunitas motor 2-tak di sekitarnya. Di bengkel yang dirintisnya, Irwansyah aktif melayani berbagai perbaikan motor, mulai dari servis ringan hingga perbaikan mesin berat. Dengan ketekunan dan dukungan dari BAZNAS melalui program Z-Auto, bengkel tersebut semakin berkembang dan dikenal luas di kalangan pecinta motor klasik. Keahliannya dalam menangani motor 2-tak membuat bengkel ini semakin diminati oleh pelanggan. Program Z-Auto dari BAZNAS bertujuan untuk memberdayakan para mustahik di bidang otomotif melalui bantuan modal usaha, pelatihan keterampilan, dan pendampingan bisnis. Melalui program ini, mustahik seperti Irwansyah mendapatkan kesempatan untuk mandiri secara ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya. Dengan adanya dukungan dari BAZNAS, diharapkan semakin banyak mekanik binaan yang dapat berkembang dan menciptakan usaha bengkel yang berdaya saing serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
BERITA18/02/2025 | Penulis Izar dan Editor AYU
Dukungan BAZNAS, Mustahik Cimande Hasilkan Domba Kurban Terbaik
Dukungan BAZNAS, Mustahik Cimande Hasilkan Domba Kurban Terbaik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus berperan dalam meningkatkan kesejahteraan umat melalui program pemberdayaan peternak. Kelompok Balai Ternak BAZNAS di Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Bogor, Jawa Barat, kini semakin maju dengan menghasilkan domba kurban unggulan. Upaya perbaikan kandang higienis dan kokoh menjadi salah satu langkah utama dalam meningkatkan kualitas ternak menjelang musim kurban. Program Balai Ternak BAZNAS tidak hanya memberikan bantuan infrastruktur, tetapi juga pelatihan dan pendampingan bagi peternak agar mampu menerapkan standar kesehatan hewan yang baik. Dengan lingkungan yang lebih bersih dan sistem pemeliharaan yang lebih baik, domba-domba yang dihasilkan lebih sehat dan memenuhi syarat sebagai hewan kurban sesuai syariat Islam. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa zakat yang dikelola BAZNAS tidak hanya membantu mustahik dalam jangka pendek, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi jangka panjang. Melalui program pemberdayaan seperti Balai Ternak, umat Islam dapat berkontribusi dalam penyediaan hewan kurban berkualitas sekaligus meningkatkan taraf hidup peternak kecil.
BERITA18/02/2025 | Penulis Fikri dan Editor YMK
Aman Regulasi, BAZNAS Serukan Penyaluran Zakat Melalui Lembaga Resmi
Aman Regulasi, BAZNAS Serukan Penyaluran Zakat Melalui Lembaga Resmi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengimbau masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi agar dapat tersalurkan dengan aman dan tepat sasaran kepada yang berhak menerimanya. Imbauan ini disampaikan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D, dalam Pengajian Sabtu Pagi bertema "Shadaqah Menjadi Lifestyle" yang diselenggarakan secara daring di Jakarta, belum lama ini. "Salah satu langkah untuk tetap dapat menunaikan zakat secara langsung adalah dengan menyerahkannya kepada lembaga seperti BAZNAS, sehingga mereka dapat menyalurkannya kepada yang benar-benar berhak," ujar Prof Nadra. Melalui cara ini, lanjut dia, seseorang tetap bisa merasakan keterlibatan dalam berzakat sekaligus memastikan bahwa prosesnya dilakukan melalui jalur yang sah dan terpercaya. Prof Nadra menjelaskan bahwa zakat merupakan kewajiban bagi mereka yang memiliki kelebihan harta. Fungsi zakat adalah untuk menyucikan harta serta membantu mereka yang membutuhkan, yang pada akhirnya akan memperkuat solidaritas dalam masyarakat. "Memberikan sedekah dengan cara yang baik berarti memberikan sesuatu yang bernilai dan bermakna, baik dalam bentuk materi maupun non-materi. Misalnya, berbagi makanan yang kita sukai, bukan hanya sekadar memberikan yang tersisa," ucap dia. Menurut dia, membayar zakat secara rutin tidak hanya membersihkan harta tetapi juga menyucikan jiwa serta memperkuat kepedulian sosial dengan membantu sesama yang membutuhkan. "Para ulama seperti Imam Alai memiliki kebiasaan mengelola harta dengan penuh kedermawanan, seringkali mendermakan sebagian besar kekayaan mereka sehingga tidak mencapai batas wajib zakat," tutur Prof Nadra. Ia juga mencontohkan kedermawanan Nabi Muhammad yang luar biasa karena dilakukan dengan ketulusan dan secara konsisten. Terutama di bulan Ramadan, beliau tidak hanya berbagi makanan tetapi juga menunjukkan kasih sayang kepada semua orang, termasuk mereka yang paling membutuhkan. "Kita dapat meneladani sikap dermawan Ali bin Abi Thalib dengan lebih mengutamakan kebutuhan orang lain di atas kepentingan pribadi, berbagi apa yang dimiliki kepada mereka yang membutuhkan, serta memiliki niat tulus untuk membantu tanpa mengharapkan balasan," ujar dia.
BERITA17/02/2025 | Penulis Yasyfa dan Editor YMK
BAZNAS RI Resmikan Gedung Baru untuk Tingkatkan Pelayanan di Banyumas
BAZNAS RI Resmikan Gedung Baru untuk Tingkatkan Pelayanan di Banyumas
Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan layanan bagi mustahik, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, meresmikan gedung baru BAZNAS Kabupaten Banyumas. Peresmian gedung ini yang juga menjadi bagian dari peringatan HUT BAZNAS ke-24 dihadiri oleh Penjabat (Pj) Bupati Banyumas, Iwanuddin Iskandar, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah KH. Ahmad Daroji, Ketua BAZNAS Kabupaten Banyumas Khasanatul Mufidah, serta sejumlah tokoh dan tamu undangan lainnya di Jl Kolonel Sugiono, Purwokerto, Jawa Tengah, baru-baru ini. "Alhamdulillah, hari ini kita menyaksikan peresmian gedung baru BAZNAS Kabupaten Banyumas, yang menandai komitmen kita dalam meningkatkan layanan dan pengelolaan zakat di daerah ini," kata Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA dalam sambutannya. Ia berharap gedung baru ini tidak hanya menjadi infrastruktur fisik, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dalam menyejahterakan umat. "Kami berharap, dengan adanya fasilitas yang lebih representatif ini, BAZNAS Banyumas dapat semakin optimal dalam mengemban amanah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah kepada yang berhak, serta terus berinovasi dalam program pemberdayaan masyarakat. Semoga keberkahan selalu menyertai langkah kita dalam mewujudkan kesejahteraan umat melalui zakat," ujar dia. Pada kesempatan yang sama, Pj Bupati Banyumas Iwanuddin Iskandar turut memberikan apresiasi atas kinerja BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Akuntabilitas BAZNAS sangat baik, dan perannya dalam kesejahteraan masyarakat luar biasa. Saat kita memberikan kepercayaan kepada suatu lembaga, kita juga harus percaya kepada para pengurusnya," kata Iwanuddin. Ia juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menyalurkan zakat melalui lembaga yang terpercaya. "Pencapaian BAZNAS Banyumas ini tentu tidak lepas dari kerelaan masyarakat yang luar biasa. Oleh karena itu, kami mengajak semua pihak untuk membayar zakat di tempat yang benar dan menyalurkannya kepada mereka yang membutuhkan, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Banyumas," ucap dia. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Banyumas, Khasanatul Mufidah, menyampaikan bahwa dalam rangka memperingati HUT BAZNAS ke-24, pihaknya mengadakan berbagai kegiatan sosial, seperti penanaman 2.500 pohon di wilayah Somagede, Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda), serta aksi donor darah. "Selain itu, kami juga melaporkan capaian penghimpunan dana infak yang ditujukan untuk pembangunan Masjid 1000 Bulan, di mana dari target Rp4,8 miliar, saat ini telah terkumpul Rp3,2 miliar oleh BAZNAS Banyumas," kata Mufidah. Ia berharap keberadaan gedung baru ini dapat meningkatkan kenyamanan dan kualitas pelayanan bagi masyarakat. "Dengan adanya kantor baru ini, semoga pelayanan kami, BAZNAS Kabupaten Banyumas, semakin optimal dan memberikan manfaat lebih luas bagi umat," ujar dia.
BERITA17/02/2025 | Penulis Adam Fakhrian dan Editor YMK
BAZNAS RI dan Mishr Al Kheir Bersinergi dalam Misi Kemanusiaan di Palestina
BAZNAS RI dan Mishr Al Kheir Bersinergi dalam Misi Kemanusiaan di Palestina
BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) RI bersama Mishr Al Kheir menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk penyaluran 8.500 paket makanan senilai Rp2 miliar bagi masyarakat Palestina. Bantuan ini merupakan tindak lanjut dari BAZNAS International Forum (BIF) yang digelar pada November 2024 lalu, yang menegaskan komitmen dan peran BAZNAS RI dalam diplomasi kemanusiaan global. Penandatanganan kerja sama ini berlangsung di kantor Mishr Al Kheir di Kairo, Mesir, baru-baru ini, sebagai bagian dari upaya bersama dalam mendukung ketahanan pangan bagi warga Palestina yang terdampak krisis kemanusiaan. Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc, MA., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata dari solidaritas umat Islam Indonesia terhadap masyarakat Palestina. “Kami di BAZNAS RI percaya bahwa zakat bukan hanya instrumen ibadah, tetapi juga solusi nyata bagi permasalahan kemanusiaan. Kerja sama dengan Mishr Al Kheir ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan sosial kita untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina yang sedang mengalami kesulitan,” ujar Subhan Cholid dalam keterangannya di Kairo, Mesir, baru-baru ini. Subhan menyampaikan, kerja sama ini memperkuat peran BAZNAS RI dalam diplomasi kemanusiaan secara global. “Kami berusaha terus membangun jaringan kerja sama strategis dengan berbagai lembaga kemanusiaan di dunia, termasuk Mishr Al Kheir, agar bantuan yang kami salurkan tepat sasaran dan memiliki dampak yang lebih luas,” jelasnya. Ke depan, BAZNAS RI akan terus mengembangkan berbagai inisiatif kemanusiaan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat di berbagai belahan dunia. “Zakat, infak, dan sedekah memiliki potensi luar biasa dalam membangun kesejahteraan global, dan BAZNAS RI berkomitmen untuk terus menjadi jembatan kebaikan bagi umat,” tutup Subhan Cholid. Paket makanan yang akan disalurkan mencakup kebutuhan pokok seperti beras, tepung, mi, keju, tuna, biskuit, kurma, jus, kacang kalengan, saus tomat, selai, dan pasta. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat Palestina, khususnya mereka yang menghadapi keterbatasan akses pangan akibat konflik berkepanjangan. Direktur Mishr Al Kheir Dr. Tariq Hasan Muhammad dalam kesempatan yang sama, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja sama yang terjalin dengan BAZNAS. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS RI dan masyarakat Indonesia atas kepeduliannya terhadap saudara-saudara kita di Palestina. Bantuan ini sangat berarti bagi mereka yang saat ini menghadapi kondisi sulit. Kami berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. Bantuan ini menegaskan peran aktif BAZNAS RI dalam aksi kemanusiaan internasional dan memperkuat sinergi dengan lembaga-lembaga kemanusiaan global dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
BERITA17/02/2025 | Penulis Lulu Fatimah dan Editor NOV
Panen Raya Hortikultura Kelompok Itikurih, BAZNAS RI Dorong Kemandirian Ekonomi di Garut
Panen Raya Hortikultura Kelompok Itikurih, BAZNAS RI Dorong Kemandirian Ekonomi di Garut
Kelompok Tani Itikurih yang merupakan binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI di Desa Pasirkiamis, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat Baru-baru ini merayakan panen raya hortikultura dengan komoditas utama berupa tomat. Panen raya ini menjadi bukti nyata program pemberdayaan dari BAZNAS tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat di Desa Pasirkiamis. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, M.Si CFRM, menegaskan pentingnya pengelolaan zakat yang berprinsip pada tiga aspek utama, yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI yang selama ini telah menjadi pedoman BAZNAS RI. “Zakat memiliki makna penting dalam mensucikan, menumbuhkan, dan menyuburkan. Dana zakat adalah dana suci yang harus dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," ujar Rizaludin dalam keterangannya, baru-baru ini. Menurut Rizaludin, zakat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang memiliki potensi besar seperti Garut, sehingga dapat membantu masyarakat untuk mengoptimalkan sumber daya alam yang ada, sekaligus menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan. “Kami juga mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Daerah Garut dan semua pihak yang telah bekerja sama dalam mewujudkan program ini. Sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan dalam membangun kemandirian ekonomi yang berkelanjutan,” ucapnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Garut, Abdullah Effendi, menegaskan, pendampingan yang dilakukan BAZNAS telah memberikan hasil yang positif, sehingga menghasilkan perubahan yang nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Alhamdulillah, pertanian hortikultura yang dijalankan oleh para mustahik ini telah menghasilkan keuntungan, bahkan salah satu mustahik sudah mulai berinfak dari hasil panennya sebesar Rp300.000 kepada BAZNAS," ujar Abdullah. Dukungan terhadap kelompok Itikurih juga datang dari pemerintah setempat dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Ketua Pelaksana Tim Sinergisitas BNPT, Edi Purwanto, S.Pd, menyebutkan, program pemberdayaan mustahik ini sejalan dengan harapan pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan berdaya. "Program ini adalah langkah nyata untuk mencegah penyebaran paham radikal di sekitar kita. Alhamdulillah, saudara-saudara kita telah berhasil melaksanakan panen perdana," ungkapnya. Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Itikurih, Asep menyampaikan terima kasih atas dukungan BAZNAS yang selalu hadir dalam mendampingi kelompoknya menjalankan program pertanian ini. “Semakin banyak petani di desa yang tertarik untuk bergabung dengan kelompok Itikurih. Ke depan, kami berharap kelompok tani Itikurih dapat memperluas budidaya ke komoditas lain seperti kentang, yang memang memiliki potensi besar di wilayah ini,” jelasnya. Camat Pasirwangi, Bambang, menyampaikan apresiasinya terhadap BAZNAS yang telah memberikan bantuan kepada kelompok Itikurih. "Bantuan ini adalah langkah awal menuju kemandirian, sehingga para petani tidak lagi bergantung pada bantuan, tetapi mampu berdikari," katanya. Turut Hadir Pimpinan BAZNAS RI Rizaludin Kurniawan, M.Si CFRM, Sekda Kab. Garut, Nurdin Yana; Ketua Pelaksana Tim Sinergisitas BNPT, Eddi Purwanto; Ketua Tim Leader Sinergisitas BNPT, Andi Muhamad Jufri; Ketua BAZNAS Kab. Garut, Abdullah Efendi, S.Pd.I., M.E.; Danramil; Kapolsek; Camat Pasir Wangi; dan Lurah Pasir Kiamis.
BERITA14/02/2025 | Penulis Naya dan Editor ayu
BAZNAS Provinsi Bengkulu Gelar Bimbingan Teknis untuk Peningkatan Pelayanan kepada Muzaki dan Mustahik
BAZNAS Provinsi Bengkulu Gelar Bimbingan Teknis untuk Peningkatan Pelayanan kepada Muzaki dan Mustahik
Bengkulu, 14 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Bengkulu mengadakan bimbingan teknis bagi seluruh Amilin dan Amilat dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kepada Muzaki dan Mustahik. Acara ini berlangsung di Ruang Pertemuan BAZNAS Provinsi Bengkulu dengan menghadirkan pemateri dari jajaran pimpinan dan pelaksana BAZNAS. Bimbingan teknis ini mencakup berbagai materi strategis, antara lain etika pelayanan, komunikasi yang efektif, prinsip 3A (Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI), mentalitas Amil, program pendistribusian zakat, serta implementasi Sistem Manajemen BAZNAS (SIMBA). Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, Dr. H. Fazrul Hamidy, S.H., M.H., dalam sesi materi tentang etika menegaskan pentingnya membangun karakter dalam melayani masyarakat. “Untuk memberikan layanan yang optimal, kita perlu memperhatikan etika saat berinteraksi dengan Muzaki dan Mustahik. Sikap yang ramah, bahasa yang santun, serta menciptakan suasana yang nyaman adalah kunci dalam membangun hubungan baik antara Amil dan penerima manfaat,” ujarnya. Dengan terselenggaranya bimbingan teknis ini, BAZNAS Provinsi Bengkulu berharap dapat meningkatkan profesionalisme para Amilin dan Amilat dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga utama dalam menyejahterakan umat melalui pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran.
BERITA14/02/2025 | Humas (Ac)
BAZNAS Provinsi Bengkulu Menyaluran Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB)
BAZNAS Provinsi Bengkulu Menyaluran Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB)
Bengkulu- (Kamis, 13/02/2025) BAZNAS Provinsi Bengkulu menyalurkan kembali Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) kepada Penerima Manfaat di Desa Air Periukan, Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma, Bengkulu. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu Dr. H. Fazrul Hamidy, SH.MH, didampingi oleh Wakil Ketua II Drs. Syubli, M.Ag dan Kepala Bagian Pendistribusian Junaidi, S.E. Dalam penyerahan RLHB ini, penerima manfaat diberikan bantuan sebesar 20 juta rupiah untuk satu RLHB. Penerima manfaat yaitu Mahdalena dan Naharia. Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, Dr. H. Fazrul Hamidy, S.H,.M.H menyampaikan kepada penerima manfaat RLHB agar bantuan tersebut dapat dimaksimalkan dan dialokasikan dengan sesuai peruntukkannya, dan semoga nanti rumah ini menjadi nyaman untuk dihuni. Melalui Program ini BAZNAS Provinsi Bengkulu dapat terus hadir di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan, dan membantu mewujudkan mimpi Mustahik untuk rumah layak huni ini. program bantuan seperti ini merupakan wujud nyata dari keberadaan BAZNAS sebagai lembaga yang berkomitmen untuk mendistribusikan zakat, infaq, dan sedekah secara tepat sasaran. “Sinergi dengan para Muzaki (pemberi zakat) diharapkan dapat semakin kuat demi mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Provinsi Bengkulu, BAZNAS Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk terus menjangkau lebih banyak mustahik di masa mendatang dan berkontribusi dalam menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat kurang mampu di daerah ini” ujarnya. Dalam kesempatan itu, salah satu penerima manfaat Mahdalena menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya (RLHB). Dirinya berharap, BAZNAS bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu selalu bisa hadir dan membantu warga kurang mampu. “Kami ucapkan terima kasih kepada Baznas dan Pemprov Bengkulu yang telah membantu kami dalam membedah rumah yang nantinya menjadi rumah layak huni yang bisa kami tempati untuk kesejahteraan kami,” ujarnya. Program RLHB merupakan program Nasional dari BAZNAS RI yang berkerjasama dengan BAZNAS Provinsi Kabupaten/Kota. selama pelaksanaan program ini, BAZNAS telah berkontribusi membangun rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni pada tahun 2021, 2022, 2023 hingga 2024 dan berlanjut pada tahun 2025 ini. Semoga BAZNAS Provinsi Bengkulu dapat menjadi jembatan bagi Muzaki untuk mewujudkan mimpi-mimpi mustahik.
BERITA14/02/2025 | SDM (Dn)
Z-Auto BPVP Kendari: Lahirkan Mekanik Unggul Berbasis Teknologi Terkini
Z-Auto BPVP Kendari: Lahirkan Mekanik Unggul Berbasis Teknologi Terkini
Z-Auto BPVP Kendari meluncurkan program pelatihan yang bertujuan untuk menciptakan mekanik otomotif unggul dengan menggabungkan disiplin kerja dan teknologi canggih. Peserta pelatihan diberikan pengetahuan mendalam mengenai kelistrikan motor matic modern serta cara menggunakan alat scanner digital untuk diagnosis akurat, yang sangat dibutuhkan dalam dunia otomotif yang semakin berkembang. Pelatihan yang diadakan di BPVP Kendari ini memberikan wawasan baru bagi para peserta tentang teknologi terbaru dalam perawatan kendaraan, khususnya sepeda motor. Mereka dilatih untuk memahami sistem kelistrikan yang kompleks pada motor matic modern, serta cara menggunakan scanner digital untuk mendiagnosis masalah secara tepat dan efisien. Hal ini diharapkan dapat menghasilkan mekanik yang siap bersaing di industri otomotif yang terus berubah. Dengan adanya pelatihan ini, Z-Auto BPVP Kendari berkomitmen untuk mempersiapkan tenaga mekanik yang kompeten dan siap menghadapi tantangan teknologi otomotif terkini. "Kami percaya bahwa dengan menggabungkan teknologi modern dalam pelatihan, kami dapat menghasilkan mekanik yang lebih terampil dan siap bersaing di dunia otomotif," ujar salah satu pelatih di Z-Auto BPVP Kendari. Program pelatihan Z-Auto ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis peserta, tetapi juga memberikan mereka keunggulan kompetitif di pasar kerja yang semakin membutuhkan tenaga mekanik dengan pemahaman teknologi terkini. Dengan penguasaan teknologi dan disiplin kerja yang baik, para peserta pelatihan diharapkan dapat mengisi posisi penting di industri otomotif, serta berkontribusi pada kemajuan sektor tersebut di Indonesia.
BERITA14/02/2025 | Penulis Nurma Nafisa dan Editor Mas
BAZNAS Provinsi Bengkulu Salurkan Bantuan pada Pasar Murah Disperindag
BAZNAS Provinsi Bengkulu Salurkan Bantuan pada Pasar Murah Disperindag
Bengkulu – (Kamis, 13/02/2025) – BAZNAS Provinsi Bengkulu kembali menyalurkan bantuan pada kegiatan pasar murah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu khususnya Disperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan) Provinsi Bengkulu. Kegiatan yang bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok ini dihadiri oleh Plt Gubernur Bengkulu Rosjonsyah, kemudian dihadiri juga oleh Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Bengkulu Drs. Syubli, M.Ag. Pada kesempatan tersebut, BAZNAS Provinsi Bengkulu menyatakan optimisme dalam terus mendukung kesejahteraan mustahik, sesuai dengan harapan muzakki. BAZNAS Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk selalu hadir berkolaborasi dengan berbagai instansi dalam rangka menyejahterakan mustahik serta mendorong masyarakat untuk mencintai zakat dan menjadi bagian dari barisan muzakki. Sebagai lembaga pengelola zakat, BAZNAS Provinsi Bengkulu terus berupaya memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan. Melalui program-program seperti pasar murah ini, BAZNAS berkomitmen untuk memperkuat peran zakat dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan solidaritas sosial di masyarakat. BAZNAS Provinsi Bengkulu Optimis terus menjadi mitra dalam upaya mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera melalui pengelolaan zakat yang tepat dan bermanfaat.
BERITA13/02/2025 | Dn
Pasca-Gencatan Senjata, BAZNAS RI Ajak Dunia Islam Bersatu Membangun Kembali Gaza
Pasca-Gencatan Senjata, BAZNAS RI Ajak Dunia Islam Bersatu Membangun Kembali Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menargetkan penggalangan dana sebesar Rp750 miliar untuk membangun kembali berbagai fasilitas umum di Gaza, termasuk rumah sakit, sekolah, dan masjid, setelah tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara pejuang Palestina dan militer Israel. Selain program rekonstruksi, BAZNAS juga terus mengirimkan bantuan kemanusiaan. Hingga saat ini, sebanyak 45 truk kontainer berisi bantuan dari masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui BAZNAS RI telah berhasil memasuki Gaza melalui Gerbang Rafah, Mesir. “Solidaritas dunia Islam mari bersama-sama berpartisipasi membangun kembali Gaza. Untuk membangun fasilitas umum, diestimasikan butuh 750 miliar rupiah, sehingga kita bisa leluasa membangun,” ujar Pimpinan BAZNAS RI bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D, dalam Program Lampung Post Update baru-baru ini. Prof. Nadra berharap gencatan senjata ini bisa bertahan lama agar proses penyaluran bantuan kemanusiaan dan pembangunan kembali Gaza dapat berjalan lancar. “Insya Allah dengan adanya gencatan senjata, kami akan melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi di Gaza. Kami berharap gencatan senjata ini bisa langgeng, sehingga mudah dalam membangun,” ucap Prof. Nadra. Menurutnya, setelah gencatan senjata, kebutuhan mendesak bagi masyarakat Gaza adalah suplai air bersih dan makanan. Ia menegaskan bahwa BAZNAS berkomitmen menyalurkan setiap donasi yang diamanahkan oleh masyarakat Indonesia secara tepat sasaran. “Jadi kerja BAZNAS untuk Palestina ini akan terus kami lakukan, karena amanah dana itu sudah ada, sehingga perlu kami salurkan. Tentunya kami ingin memastikan bantuan tepat sasaran dan sukses. Itu kita jaga sekali, sehingga kita bekerja sama dengan lembaga-lembaga terpercaya,” jelasnya. Selain bantuan kemanusiaan, Prof. Nadra juga menyampaikan bahwa BAZNAS siap memberikan dukungan pendidikan berupa beasiswa bagi mahasiswa asal Gaza yang ingin melanjutkan studi di Indonesia. “Kalau mereka ingin melanjutkan pendidikan ke Indonesia atau negara lain, kami siap membantu beasiswanya. Tahun lalu, BAZNAS Lampung sudah memberikan beasiswa untuk beberapa mahasiswa Gaza di Unila (Universitas Lampung),” ucapnya. BAZNAS RI terus mengajak masyarakat Indonesia dan dunia Islam untuk bersatu dalam mendukung pemulihan Gaza, baik melalui bantuan kemanusiaan, pendidikan, maupun pembangunan infrastruktur yang lebih baik bagi warga Palestina.
BERITA06/02/2025 | Penulis Nadia dan Editor Pu3
Tingkatkan Ekonomi UMKM Mustahik, BAZNAS RI Luncurkan ZCorner di Bengkulu
Tingkatkan Ekonomi UMKM Mustahik, BAZNAS RI Luncurkan ZCorner di Bengkulu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meluncurkan ZCorner di Provinsi Bengkulu, Selasa (4/2/2025), demi mendukung perekonomian UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dan memajukan taraf hidup para mustahik. Pusat kuliner Halal (ZCorner) merupakan program pemasaran produk-produk binaan BAZNAS RI yang sudah terintegrasi seperti ZCoffee, ZMart, ZChicken dan produk kuliner halal lainnya. Sedangkan ZCorner ini terletak di depan kantor BAZNAS Provinsi Bengkulu. Hadir dalam peluncuran tersebut Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA., Plt Gubernur Provinsi Bengkulu yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. H. Khairil Anwar, M.Si, serta Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu Dr. Fazrul Hamidy, SH., MH. “Kami mengucapkan banyak terima kasih atas kolaborasi yang hari ini kami wujudkan dalam program ZCorner ini,” ujar Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA. Menurut Saidah, peluncuran ZCorner ini sesuai amanat undang-undang bahwa BAZNAS memiliki tugas menjadi lembaga utama menyejahterakan umat. Maka seluruh program-program yang terjadi pada kesejahteraan itu akan dilakukan BAZNAS baik BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi ataupun BAZNAS Kabupaten/Kota,” kata Saidah. Saidah menambahkan, “Masih ada 281 ribu mustahik di Bengkulu. Oleh karena itu, kalau hari ini banyak program yang kami luncurkan ke Bengkulu itu menjadi bagian dari upaya kami untuk mempercepat pengurangan angka kemiskinan di Bengkulu. Program mudah-mudahan ini mampu meningkatkan perekonomian mustahik di Bengkulu. Bengkulu.” Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. H. Khairil Anwar, M.Si, menyebut ZCorner sebagai sebuah terobosan baru untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. “Program ini selaras dengan Pemerintah Provinsi karena itu harus kita sinergikan. Karena kata kuncinya, kata Bu Saidah tadi yaitu kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya. Dalam kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu Dr. Fazrul Hamidy, SH., MH. mengapresiasi peluncuran ZCorner yang diinisiasi oleh BAZNAS RI. Menurutnya, selama ini BAZNAS RI memiliki perhatian khusus dalam memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Bengkulu. “Pada kesempatan ini, kami ingin menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada Bu Saidah yang mempunyai perhatian khusus kepada BAZNAS Provinsi Bengkulu,” kata dia. Pihaknya berharap, dengan program-program yang telah diberikan BAZNAS RI untuk masyarakat Bengkulu semoga membawa keberkahan dan pahala. “Mudah-mudah ini menjadi amal jariyah bagi para pimpinan BAZNAS RI,” ucapnya. Turut hadir dalam peluncuran Ketua PWNU Bengkulu Prof. H. Khairudin, M.Ag, Rois Suriyah PWNU Bengkulu KH. Hasbullah Achmad, Ketua STIES NU Bengkulu Agung Cucu Purnawirawan, S.HI, MH, jajaran Dewan Pembina STIES NU Bengkulu, Waka I BAZNAS Bengkulu, Kyai Romli Ronan, Ketua PWLPTNU Bengkulu Dr. Pasmah Candra, M.Pd.I, jajaran pengurus dan Keluarga Besar STIES NU Bengkulu.
BERITA04/02/2025 | Humas (Ac)
BAZNAS RI Maksimalkan Teknologi Digital untuk Capai Target Pengumpulan ZIS 2025
BAZNAS RI Maksimalkan Teknologi Digital untuk Capai Target Pengumpulan ZIS 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendorong penguatan pemanfaatan teknologi digital oleh BAZNAS daerah untuk mempermudah proses pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Langkah ini dilakukan demi merealisasikan target pengumpulan ZIS tahun 2025 yang dipatok mencapai Rp50 triliun. Dalam acara Pengajian Selasa Pagi bertema “Dampak Penggunaan Digital Marketing dalam Mencapai Target Pengumpulan BAZNAS”, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. H.M. Nadratuzzaman Hosen, M.S., M.Ec., P.hD., mengungkapkan bahwa teknologi digital menjadi kunci untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan efisiensi pengumpulan dana ZIS. Acara ini diselenggarakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI dan ditayangkan secara daring baru baru ini. Menurut Prof. Nadra, “Ketika Rakornas BAZNAS di Kaltim kita sudah menentukan target pengumpulan untuk tahun 2025 sebesar Rp50 triliun.” Ia mengimbau seluruh BAZNAS di daerah untuk memanfaatkan teknologi digital secara optimal guna melengkapi metode pengumpulan konvensional yang sudah ada. Sebagai salah satu upaya, BAZNAS telah mengembangkan Kantor Digital BAZNAS, yang memungkinkan para muzaki untuk mengakses informasi terkait pengumpulan dan penyaluran dana ZIS dengan mudah dan transparan. Prof. Nadra menekankan pentingnya konsistensi dalam menggunakan teknologi digital, sembari menyatakan, “Kalau kita terus konsisten menampilkan, insya Allah nanti mereka akan tertarik.” Ia juga mendorong para amil di daerah untuk meningkatkan keterampilan komunikasi berbasis teknologi digital demi memberikan kenyamanan kepada muzaki. Amil BAZNAS RI, Hafiza Elvira Nofitariani, S.Kep., MNLM., lulusan University of Southern California, menambahkan bahwa teknologi digital menawarkan banyak keuntungan, termasuk efisiensi, jangkauan luas, kecepatan distribusi informasi, serta kemampuan menyasar audiens secara spesifik. Ia menjelaskan, “Penggunaan Kantor Digital BAZNAS itu semakin hari semakin besar proporsinya. Dulu, pengumpulan yang melalui website saja mungkin tidak sampai 10 persen, tapi setiap tahun kanal digital kita semakin optimal.” Saat ini, lebih dari 64 persen muzaki memilih membayar zakat melalui platform digital BAZNAS. Dengan penguatan teknologi digital, BAZNAS RI optimistis dapat mencapai target pengumpulan ZIS tahun 2025 dan memberikan layanan yang lebih baik kepada para muzaki di seluruh Indonesia.
BERITA30/01/2025 | Penulis Natasya Aurel dan Editor NOV
BAZNAS dan Wamenlu RI Bahas Strategi Pengiriman Bantuan untuk Palestina Pasca Gencatan Senjata
BAZNAS dan Wamenlu RI Bahas Strategi Pengiriman Bantuan untuk Palestina Pasca Gencatan Senjata
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI, Anis Matta, mengadakan diskusi strategis terkait pengiriman bantuan kemanusiaan untuk Palestina, menyusul tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Palestina dan Israel. Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS memaparkan keberhasilannya menyalurkan bantuan sebesar Rp120 miliar kepada masyarakat Palestina, yang telah menjangkau 407.350 penerima manfaat dan akan terus bertambah. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, serta Wakil Ketua Umum MUI Dr. K.H. Marsudi Syuhud, M.M. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyatakan bahwa BAZNAS siap mendukung rekonstruksi Palestina melalui pembangunan fasilitas penting seperti Rumah Sakit Indonesia, masjid, dan sekolah, pasca gencatan senjata di Gaza. “Kami berencana mendukung rekonstruksi di Palestina dengan membangun Rumah Sakit Indonesia, masjid, dan sekolah. Kami berharap, Bapak Presiden dan Menteri Luar Negeri dapat melakukan peletakan batu pertama sebagai simbol solidaritas bangsa Indonesia,” kata Kiai Noor. Ia juga menegaskan komitmen BAZNAS untuk menjadi penghubung amanah masyarakat Indonesia bagi Palestina, melalui kerja sama dengan mitra internasional, penyesuaian strategi, serta pemanfaatan teknologi. “Dalam menyalurkan amanah donasi kepada masyarakat di Palestina, BAZNAS menyalurkan melalui beberapa jalur distribusi yang aman, cepat, dan tepat sasaran, yakni melalui penyaluran langsung, mitra non-Palestina, serta mitra lokal di Gaza,” tambahnya. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kepercayaan dan kepedulian yang telah diberikan. Semoga Allah SWT membalas kebaikan ini dengan keberkahan yang berlipat ganda, serta menjadikan amal ini sebagai penolong kita di dunia dan akhirat,” ujar Kiai Noor. Wamenlu RI, Anis Matta, menilai kesepakatan gencatan senjata di Gaza sebagai momentum yang tepat untuk mempercepat pengiriman bantuan kemanusiaan, demi mendukung daya hidup masyarakat Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaannya. “Saya bersyukur Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) segera merespons undangan untuk membahas sinergi penyaluran bantuan kemanusiaan dari Indonesia ke Palestina agar lebih efektif dan terkoordinasi baik,” ucapnya. Anis Matta juga menegaskan pentingnya memanfaatkan momentum gencatan senjata untuk memastikan bantuan kemanusiaan tersalurkan dengan optimal, sehingga rakyat Palestina tetap mampu bertahan dan melanjutkan perjuangan mereka. Ia menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI dan MUI yang konsisten menjadi penghubung bantuan kemanusiaan masyarakat Indonesia kepada rakyat Palestina. “Terima kasih kepada Ketua BAZNAS Bapak Prof. Dr. KH Noor Achmad, MA dan Wakil Ketua MUI Dr. KH Marsudi Syuhud, MM, yang hadir langsung bersama perwakilan kedua organisasi dalam pertemuan tadi,” tuturnya. Turut hadir dalam pertemuan tersebut adalah Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional KH. Acmad Sudrajat, Lc., MA., CFRM; Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM; Deputi I H. Arifin Purwakananta; Deputi II Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si; Direktur Timur Tengah Ahrul Tsani; Direktur HAMK Indah Nuria Savitri; serta Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional MUI Drs. Bunyan Saptomo, M.A.
BERITA19/01/2025 | Penulis Nadia dan Editor Novan
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Bengkulu.

Lihat Daftar Rekening →