WhatsApp Icon

Respons Cepat Banjir Bandang Lebong: Tim Gabungan Perluas Jangkauan Dapur Umum dan Petakan Kerusakan Pemukiman

07/04/2026  |  Penulis: SDM (Dn)

Bagikan:URL telah tercopy
Respons Cepat Banjir Bandang Lebong: Tim Gabungan Perluas Jangkauan Dapur Umum dan Petakan Kerusakan Pemukiman

Dokumentasi BAZNAS Provinsi Bengkulu

LEBONG, BENGKULU (7 April 2026) – Tim BAZNAS Tanggap Bencana terus mempercepat penanganan pascabencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Lebong. Hingga Selasa sore pukul 15.42 WIB, tim di lapangan melaporkan perkembangan signifikan terkait distribusi logistik, operasional dapur umum, dan hasil asesmen kerusakan rumah warga.

Aksi Cepat Distribusi Logistik, Sejak Senin (6/4), tim telah melakukan mobilisasi logistik dari berbagai titik, termasuk pengambilan pasokan protein (telur) di Bengkulu Tengah serta penyiapan kebutuhan pokok seperti mi instan, sarden, minyak goreng, dan air mineral. Seluruh bantuan tersebut telah disalurkan langsung ke Posko Utama Bencana di Kecamatan Amen, Kabupaten Lebong.

Hasil Asesmen Lapangan dan Sebaran Dapur Umum, Melalui koordinasi langsung dengan Bupati Lebong dan jajaran terkait di Rumah Dinas Bupati, tim gabungan telah memetakan dampak bencana di 15 desa yang tersebar di 6 kecamatan. Poin-poin utama penanganan meliputi:

Optimalisasi Dapur Umum: Saat ini telah beroperasi 5 titik dapur umum di setiap kecamatan terdampak. Mengingat luasnya dampak di Kecamatan Uram Jaya, BAZNAS Provinsi bersama Dinas Sosial Provinsi menambahkan satu titik dapur umum baru di Desa Lemeu untuk memastikan kebutuhan pangan warga terpenuhi.

Identifikasi Kerusakan Rumah: Hasil asesmen menunjukkan kerusakan serius pada sejumlah hunian warga di Kecamatan Uram Jaya. Tercatat rumah Ibu Waliana (Desa Embong I) mengalami kerusakan 50% dan rawan roboh akibat bagian dapur hanyut diterjang air. Sementara rumah Bapak Indra (Desa Lemeu) mengalami kerusakan 25% pada bagian dapur.

Mitigasi Area Pinggir Sungai: Meski telah dibangun beronjong penahan arus, kuatnya debit air banjir bandang tetap menerjang rumah warga yang berada di area bantaran sungai.

Kondisi Terkini dan Akses Wilayah, Situasi di lapangan menunjukkan tren pemulihan di mana sebagian warga mulai kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan sisa lumpur dan sampah. Namun, tim tetap menyiagakan dapur umum hingga tiga hari ke depan guna mendukung masa transisi warga.

Terkait akses wilayah, saat ini Kecamatan Pinang Belapis masih terisolasi akibat longsoran tanah. Pemerintah telah mengerahkan alat berat yang sudah mulai bekerja hari ini untuk membuka kembali akses jalan yang tertutup.

Kondisi Cuaca, Warga diimbau untuk tetap waspada mengingat dinamika cuaca di Kabupaten Lebong yang terpantau cerah panas pada siang hari, namun berpotensi turun hujan menjelang sore hari.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Bengkulu.

Lihat Daftar Rekening →